Antisipasi Dampak Asap Karhutla, Polda Riau Bagikan 2.500 Masker kepada Warga Pekanbaru

Selasa, 25 Agustus 2026

AYORIAU.CO, PEKANBARU - Polda Riau membagikan 2.500 masker kepada masyarakat di sejumlah ruas jalan Kota Pekanbaru, Selasa (25/8/2026) sore. 

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya melindungi masyarakat dari potensi paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pembagian masker dilakukan personel gabungan Direktorat Samapta, Bidang Kedokteran dan Kesehatan, Rumah Sakit Bhayangkara serta Bidang Humas Polda Riau.

Sejumlah titik dengan mobilitas masyarakat cukup tinggi menjadi sasaran pembagian, di antaranya persimpangan depan Kantor Gubernur Riau di Jalan Diponegoro, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Sultan Syarif Qasim dan Jalan Nangka.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Akmadi mengatakan, pembagian masker merupakan bagian dari langkah Polda Riau dalam menangani karhutla secara menyeluruh. 

Tidak hanya melakukan pemadaman di lokasi kebakaran, perlindungan terhadap masyarakat dari dampak asap juga menjadi perhatian.

“Di lapangan, personel bersama TNI dan stakeholder terus melakukan pemadaman dan pendinginan. Pada saat yang sama, langkah perlindungan kepada masyarakat juga kita lakukan. Salah satunya dengan membagikan masker untuk mengurangi paparan asap,” kata Akmadi.

Menurutnya, sebanyak 2.500 masker dibagikan langsung kepada pengendara dan masyarakat yang beraktivitas di sejumlah ruas jalan Pekanbaru.

Akmadi mengatakan, langkah tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan menghadapi dinamika karhutla. Polda Riau tidak ingin penanganan hanya berorientasi pada titik api, tetapi juga memperhatikan masyarakat yang berpotensi terdampak.

“Karhutla bukan hanya persoalan memadamkan api. Ada dampak terhadap masyarakat yang juga harus kita antisipasi. Karena itu penanganannya berjalan dari berbagai sisi, mulai dari pemadaman, pendinginan, penegakan hukum hingga pelayanan kesehatan dan perlindungan masyarakat,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker apabila berada di wilayah yang mulai terdampak asap, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

“Jika kualitas udara menurun atau asap mulai terasa, kami mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan yang tidak diperlukan dan menggunakan masker. Apabila mengalami keluhan kesehatan akibat paparan asap, segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan,” kata Akmadi.

Polda Riau bersama TNI, pemerintah daerah dan stakeholder terkait terus melakukan berbagai langkah penanganan karhutla di sejumlah wilayah. 

Selain operasi pemadaman dan pendinginan, upaya dilakukan melalui pemantauan hotspot dan firespot, patroli, penegakan hukum serta pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan personel di lapangan.