
AYORIAU.CO, INHIL - Langkah Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) untuk mendigitalisasi proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SD dan SMP tahun ajaran 2026/2027 justru menuai badai kritik. Aplikasi resmi bernama i-potret yang diwajibkan untuk pendaftaran, dilaporkan mengalami kelumpuhan sistem (eror).
?Alih-alih mempermudah proses, aplikasi ini dinilai menjadi batu sandungan awal bagi anak-anak di Inhil untuk mengenyam pendidikan. Keluhan massal mulai memuncak pada Selasa (16/6/2026), di mana mayoritas orang tua murid gagal melakukan registrasi akun.
?Ruang media sosial, khususnya akun Facebook resmi Disdik Inhil, langsung digeruduk oleh komentar pedas dari para orang tua yang frustrasi. Mereka mengeluhkan kerumitan sistem serta tidak adanya panduan atau tutorial yang memadai.
?"Adohai kanapa tak mau di akses masuk sekolah aja ribet banget dah lah tutorial nya tak Ada bukan semua orang tua yang ngerti pendaptaran harus pakai seken2 (scan)," tulis akun FB Rita Putri Nurdin meluapkan kekesalannya.
?Tak hanya masalah server down, beberapa warga juga menyoroti masalah teknis aplikasi yang dinilai belum matang dan tidak ramah pengguna.
"Download di black market, push notif bahasa inggris singkat terlalu cepat. Jangankan verifikasi akun, proses pendaftaran aja tak bisa lolos," timpal netizen lainnya.
?
?Carut-marutnya sistem pendaftaran ini memantik reaksi keras dari pemuda Inhil. Wakil Ketua PWI Inhil, Faisal Martinus, menegaskan bahwa Pemerintah Daerah harus menunjukkan keseriusan dalam mengelola sektor pendidikan. Ia juga menyentil fungsi pengawasan dari legislatif yang dinilai pasif.
?"Seharusnya ini juga menjadi perhatian anggota DPRD Inhil, khususnya Komisi IV. Jangan hanya menunggu viral baru ditanggapi keluhan masyarakat," tegas Faisal.
Masalah ini kian krusial mengingat sempitnya waktu pendaftaran yang disediakan oleh Disdik Inhil. Berdasarkan jadwal resmi, sosialisasi dan masa pendaftaran via aplikasi i-potret hanya berdurasi tiga hari, yaitu 15-17 Juni 2026.
?Sesuai agenda, pengumuman kelulusan dijadwalkan pada 22 Juni 2026, yang kemudian dilanjutkan dengan proses daftar ulang pada 23-24 Juni 2026.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil belum mengeluarkan edaran resmi maupun solusi konkret guna mengatasi kepanikan para orang tua murid yang diburu tenggat waktu pendaftaran.