
AYORIAU.CO, TEMBILAHAN - Tangis haru pecah di halaman SMA Negeri 2 Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
Nurhalizah, siswi kelas XI yang telah lama kehilangan sosok ayah, tak kuasa menahan air mata saat sebuah sepeda diserahkan langsung kepadanya oleh Kapolsek Tembilahan, Ipda Ripal Indrawata, S.H., M.H.
Bagi Nurhalizah, sepeda itu bukan sekadar alat transportasi, melainkan harapan baru untuk terus melangkah mengejar masa depan.
Selama ini, Nurhalizah harus berjalan kaki setiap hari menempuh jarak yang cukup jauh untuk bisa sampai ke sekolah.
Kerap datang terlambat dan menahan lelah, siswi yatim tersebut hampir kehilangan kepercayaan diri dan semangat belajar. Dalam keheningan Upacara Bendera di SMA Negeri 2 Tembilahan, Aulia memberanikan diri menyampaikan keluh kesahnya dengan suara lirih yang membuat suasana menjadi hening dan penuh empati.
“Saya sering capek, Pak. Kadang rasanya ingin menyerah, tapi saya ingin tetap sekolah dan membanggakan ibu saya,” ujar Nurhalizah dengan mata berkaca-kaca.
Kisah sederhana namun sarat perjuangan itu menyentuh hati Kapolsek Tembilahan. Tanpa ragu, Ipda Ripal Indrawata langsung berinisiatif memberikan bantuan berupa satu unit sepeda agar Aulia dapat berangkat ke sekolah dengan lebih mudah, aman, dan tepat waktu.
“Pendidikan adalah kunci masa depan. Tidak boleh ada anak yang kehilangan mimpi hanya karena keterbatasan hidup,” tegas Ipda Ripal Indrawata saat menyerahkan sepeda secara simbolis.
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora, melalui Kapolsek Tembilahan, menyampaikan bahwa kepedulian tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung pendidikan anak-anak yang membutuhkan perhatian dan uluran tangan.
“Semoga sepeda ini dapat membantu aktivitas Nurhalizah ke sekolah dan menambah semangat belajarnya.
Jangan pernah menyerah dalam meraih cita-cita, karena setiap anak berhak memiliki masa depan yang cerah,” pesannya.Senin (02/02/2026).
Menerima bantuan tersebut, Nurhalizah tak mampu menyembunyikan rasa syukur. Dengan suara bergetar dan air mata yang terus mengalir, ia menyampaikan terima kasih kepada Polres Inhil khusunya Kapolsek dan jajaran.
“Saya tidak pernah menyangka akan mendapat sepeda. Terima kasih banyak, Pak. Saya janji akan belajar lebih giat dan tidak akan menyia-nyiakan kebaikan ini,” ungkap Nurhalizah penuh haru.
H. Syaiful Anwar, S.Ag., M.Pd.i.
Kepala sekolah SMAN 2 Negeri Tembilahan mengapresiasi kepedulian Polsek Tembilahan yang dinilai telah memberikan motivasi besar, tidak hanya bagi Nurhalizah, tetapi juga menjadi pelajaran berharga bagi seluruh siswa tentang arti kepedulian dan empati.
Rasyidin (56) tokoh masyarakat sekitar turut memberikan apresiasi atas aksi kemanusiaan tersebut.
Aksi sederhana namun penuh makna ini menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, yang senantiasa hadir menyalakan harapan bagi anak-anak bangsa di tengah keterbatasan.