Di Mimbar Maulid, Kapolsek Tembilahan Hulu Serukan Pesan Tegas: Jaga Kampung dari Api dan Narkotika

Sabtu, 22 Agustus 2026

AYORIAU.CO, INHIL - Suasana religius menyelimuti Masjid Jami At Tawakal, Desa Sialang Panjang, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Sabtu (22/8/2026). Ratusan lantunan ayat suci dan pesan keteladanan Rasulullah SAW mengiringi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M.

Tak sekadar menjadi kegiatan keagamaan, momentum Maulid Nabi kali ini juga menjadi ruang mempererat silaturahmi antara pemerintah kecamatan, kepolisian, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda dan masyarakat.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri Camat Tembilahan Hulu Denny Satriyanto, S.Sos., Kapolsek Tembilahan Hulu IPTU Andrianto, S.H., M.H., Kepala Desa Sialang Panjang M. Jubir, Ketua LPM Desa Sialang Panjang, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan masyarakat.

Peringatan Maulid semakin khidmat dengan tausiah yang disampaikan Prof. Dr. H. Najamuddin, Lc., M.A. Pesan-pesan keagamaan mengajak masyarakat menjadikan perjalanan hidup dan akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dilanjutkan sambutan, ceramah Maulid Nabi, doa dan penutup.

Di tengah suasana penuh kekeluargaan tersebut, Kapolsek Tembilahan Hulu IPTU Andrianto juga membawa pesan penting mengenai tanggung jawab bersama menjaga lingkungan dan keamanan masyarakat.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Menurutnya, api yang awalnya dianggap kecil dapat meluas dan sulit dikendalikan, terlebih ketika kondisi cuaca mendukung terjadinya kebakaran.

Karhutla, lanjutnya, bukan hanya persoalan lahan yang terbakar. Dampaknya dapat menjalar menjadi kabut asap, mengganggu kesehatan, merusak lingkungan hingga memengaruhi aktivitas dan perekonomian masyarakat.

Karena itu, masyarakat, perangkat desa serta seluruh elemen diminta bersama-sama melakukan pencegahan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran lahan.

Kapolsek juga mengingatkan bahwa pembakaran hutan dan lahan dapat berkonsekuensi hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selain persoalan karhutla, IPTU Andrianto mengajak masyarakat menjauhkan keluarga dan generasi muda dari penyalahgunaan serta peredaran narkotika. Orang tua diminta meningkatkan pengawasan dan membangun komunikasi yang baik dengan anak-anak agar tidak mudah terjerumus dalam lingkungan yang salah.

“Mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, mencegah kebakaran hutan dan lahan, serta memerangi penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Dengan kerja sama seluruh elemen masyarakat, kita dapat menciptakan lingkungan yang aman, sehat, nyaman dan kondusif di Kecamatan Tembilahan Hulu,” demikian pesan Kapolsek dalam kegiatan tersebut.

Peringatan Maulid Nabi ini sekaligus menjadi pengingat bahwa meneladani Rasulullah SAW tidak berhenti pada peringatan seremonial. Nilai kepedulian, persaudaraan, menjaga sesama serta menciptakan kedamaian di tengah masyarakat menjadi bagian penting yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui momentum tersebut, sinergi antara Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Tembilahan Hulu.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 11.30 WIB. Seluruh rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M berlangsung aman, tertib dan kondusif tanpa adanya gangguan kamtibmas.