
AYORIAU.CO, INHIL - Dalam rangka menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap lingkungan hidup serta mencegah kenakalan remaja, Polsek Tempuling melaksanakan kegiatan Sosialisasi Penanaman Pohon (Green Policing) Generasi Gen Z Cinta Lingkungan Peduli Hutan, Penyuluhan Lingkungan Hidup, serta Sosialisasi Kenakalan Remaja di SMA Negeri 1 Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 22 Januari 2026 sekira pukul 09.30 WIB bertempat di SMA Negeri 1 Tempuling, Jalan 21 Maret RT 006 RW 004, Kelurahan Sungai Salak, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Tempuling IPTU Delni Atma Saputra, S.H., M.H., didampingi PS. Kasium Polsek Tempuling AIPDA Syarwani Syahril, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Sungai Salak AIPDA Dodi Syahputra. Turut hadir Kepala SMA Negeri 1 Tempuling Syamsirwan, S.Pd., M.Si., para majelis guru, Ketua Gerakan Remaja Tempuling Aripin Ilham, serta siswa dan siswi SMA Negeri 1 Tempuling.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan penanaman pohon secara bersama-sama oleh Kapolsek Tempuling, para guru, dan siswa-siswi di halaman sekolah sebagai wujud nyata penerapan program Green Policing. Selanjutnya, Kepala SMA Negeri 1 Tempuling menyampaikan sambutan dan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang dinilai sangat positif bagi pembentukan karakter peserta didik.
Dalam arahannya, Kapolsek Tempuling IPTU Delni Atma Saputra, S.H., M.H., menyampaikan sosialisasi tentang program Green Policing, dengan mengajak seluruh siswa dan guru untuk menanamkan kebiasaan menjaga lingkungan melalui penanaman pohon secara berkelanjutan.
Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan harus menjadi karakter generasi muda demi menjaga kelestarian alam di tengah tantangan perubahan iklim yang semakin nyata.
Kapolsek juga menegaskan pentingnya peran serta seluruh elemen sekolah dalam menjaga lingkungan hidup dengan memegang prinsip “Melindungi Tuah Menjaga Marwah”, di mana tuah dimaknai sebagai kekayaan alam dan budaya, serta marwah sebagai identitas dan wibawa masyarakat di wilayah Kecamatan Tempuling.
Selain itu, Kapolsek Tempuling memberikan penyuluhan terkait kenakalan remaja dan bahaya bullying. Ia mengimbau siswa dan siswi agar tidak terlibat dalam tindakan perundungan maupun kenakalan remaja, serta mampu memilih pergaulan dan menggunakan media sosial secara bijak. Kapolsek juga menekankan bahwa bullying dapat menimbulkan dampak fisik dan psikologis yang serius bagi korban, sehingga setiap siswa berhak merasa aman dan nyaman di lingkungan sekolah.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara Kapolsek Tempuling dan para siswa, kemudian ditutup dengan foto bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekira pukul 12.00 WIB, dan selama pelaksanaan berlangsung situasi berjalan dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
Polsek Tempuling berharap melalui kegiatan ini dapat terbangun kesadaran generasi muda untuk mencintai lingkungan serta menjauhi perilaku negatif, sehingga tercipta pelajar yang berkarakter, peduli lingkungan, dan berakhlak baik.