
AYORIAU.CO, INHIL - Anggota Palang Merah Remaja (PMR) SMP Negeri 1 Concong Luar resmi dilantik, Selasa (8/9/2026). Pelantikan ini menjadi langkah awal untuk menanamkan kepedulian, kedisiplinan, dan semangat kemanusiaan kepada para pelajar di wilayah pesisir Kecamatan Concong.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Concong, dr Arif Rahman Faris. Ia menilai PMR memiliki peran penting sebagai wadah pendidikan karakter dan kepalangmerahan bagi generasi muda.
Menurut Faris, PMR bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler. Melalui organisasi tersebut, para pelajar dilatih untuk memiliki kepekaan sosial sekaligus keterampilan menghadapi situasi darurat.
“Menjadi anggota PMR berarti belajar untuk peduli terhadap sesama. Mereka tidak hanya dibekali kemampuan pertolongan pertama, tetapi juga harus memiliki keberanian, kedisiplinan, kepedulian sosial, dan kepekaan terhadap kondisi di sekitarnya,” ujar Faris.
Ia mengatakan pengetahuan tentang pertolongan pertama, kesehatan, keselamatan, dan kesiapsiagaan sangat dibutuhkan, terutama bagi pelajar yang tinggal di wilayah pesisir seperti Kecamatan Concong.
“Wilayah pesisir memiliki tantangan tersendiri. Karena itu, anak-anak kita perlu dibekali pengetahuan dan keterampilan dasar untuk menghadapi situasi darurat. Mereka harus mampu menolong diri sendiri, membantu teman, dan pada waktunya berkontribusi kepada masyarakat,” jelasnya.
Faris berharap pelantikan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Para anggota PMR diminta terus mengasah kemampuan dan menerapkan nilai-nilai kepalangmerahan dalam kehidupan sehari-hari.
“Sesuai arahan Ketua PMI Kabupaten Indragiri Hilir, kami ingin menjadikan PMR sebagai tempat lahirnya calon-calon relawan masa depan. Mulailah dari hal sederhana, seperti disiplin, menjaga kesehatan, peduli terhadap lingkungan, membantu teman yang membutuhkan, dan berani mengambil tindakan yang benar ketika terjadi keadaan darurat,” tegasnya.
PMI Kecamatan Concong, lanjut Faris, siap mendukung pembinaan PMR di sekolah melalui edukasi kesehatan, pelatihan pertolongan pertama, kegiatan kepalangmerahan, serta aksi sosial dan kemanusiaan.
Sinergi antara PMI dan pihak sekolah diharapkan mampu memperkuat pendidikan karakter sekaligus melahirkan generasi muda yang sehat, tangguh, peduli, dan berjiwa kemanusiaan.