Gagas Gerakan Riau Merdeka Asap, Universitas Abdurrab Resmikan Klinik Darurat Karhutla
AYORIAU.CO, PRKANBARU - Universitas Abdurrab (Univrab) kembali melakukan aksi nyata dalam upaya penanganan dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Riau. Aksi nyata ini diwujudkan dengan mendirikan Klinik Darurat Dampak Karhutla Riau sebagai fasilitas pertolongan bagi masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat kabut asap. Klinik yang terletak di Kampus 2 Universitas Abdurrab, Jalan Bakti, Pekanbaru ini diresmikan oleh Pembina Yayasan Abdurrab, Dr. dr. Susiana Tabrani, M.Pd didampingi Rektor Universitas Abdurrab, Rektor Universitas Abdurrab Prof. Susi Endrini, S.Si., M.Sc., Ph.D, Jumat (28/8/2026)
Pembina Yayasan Abdurrab, Dr. dr. Susiana Tabrani, M.Pd, mengatakan Klinik Darurat Asap menjadi bagian dari Gerakan Riau Merdeka Asap sekaligus bentuk kepedulian Universitas Abdurrab terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap. Klinik tersebut secara khusus disiapkan untuk memberikan pertolongan kepada masyarakat yang mengalami sesak napas akibat paparan kabut asap.
“Kami ingin universitas Abdurrab bisa memberikan manfaat, apalagi saat ini masyarakat sedang menghadapi musibah. Karena itu kami menjanjikan ruangan untuk dijadikan klinik darurat,” ujar Susiana.
Menurutnya, fasilitas yang disiapkan di klinik darurat tersebut cukup lengkap untuk memberikan pertolongan pertama kepada masyarakat yang membutuhkan. Di antaranya tersedia nebulizer (nebu), oksigen serta sejumlah peralatan yang diperuntukkan bagi pasien, termasuk pasien lanjut usia.
Universitas Abdurrab juga menyiagakan dua bed serta dua tabung oksigen di klinik tersebut. Masyarakat yang membutuhkan layanan oksigen dapat memperolehnya secara gratis.
“Kami siapkan oksigen, semuanya gratis. Ini dari dana CSR alokasi khusus dari Yayasan Abdurrab. Kami juga menyiapkan petugas kesehatan yang standby di sana,” jelasnya.
Klinik Darurat Dampak Karhutla Riau tersebut beroperasi Senin hingga Jumat, pukul 09.00 sampai 16.00 WIB.
Susiana menuturkan, gagasan pendirian klinik darurat tersebut muncul setelah pihak universitas melakukan rapat sebelumnya. Dalam situasi kabut asap yang kembali dirasakan masyarakat, Universitas Abdurrab menilai perguruan tinggi tidak cukup hanya menjalankan fungsi pendidikan, tetapi juga harus hadir ketika masyarakat membutuhkan.
“Universitas kita ingin bermanfaat, apalagi sekarang sedang ada musibah. Ini bentuk kepedulian universitas kepada korban kabut asap,” katanya.
Ia berharap langkah yang dilakukan Universitas Abdurrab dapat menjadi contoh bagi pihak lain untuk turut bergerak membantu masyarakat terdampak karhutla.
Menurut Susiana, kepedulian tersebut tidak harus selalu dalam bentuk besar. Bahkan, lingkungan masyarakat seperti rukun warga (RW) dinilai dapat ikut berkontribusi dengan menyediakan tabung oksigen secara bersama-sama.
“Harapannya yang lain di Riau juga peduli. RW juga bagusnya ada tabung oksigen, bisa urunan. Ini ide agar bisa dicontoh yang lain,” ujarnya.
Susiana menilai persoalan kabut asap tidak boleh hanya dilihat dari kondisi langit secara kasat mata. Sebab, meskipun langit terlihat cerah, kualitas udara belum tentu dalam kondisi baik.
“Walaupun langit cerah, tetapi udara tak baik-baik saja,” tegasnya.
Karena itu, keberadaan klinik darurat tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk respons cepat ketika masyarakat mulai mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.
Susiana menyebutkan, penanganan dampak karhutla pada dasarnya merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah. Namun, perguruan tinggi dan masyarakat juga dapat mengambil peran dengan memberikan dukungan sesuai kemampuan masing-masing.*

Berita Lainnya
Perjuangkan Nasib SMA PGRI, Komisi IV DPRD Inhil Gelar Hearing
Semarakkan STQ di Desa Belaras, SMPN 4 Mandah Dirikan Stand Bazar dan Tampilkan Sejumlah Kesenian
SMP dan SMA Abdurrab Islamic School Juara 1 Lomba Mading Olimpiade Ekonomi 8 Unri se-Riau
SMKN 1 Tembilahan Matangkan Diri Jelang Lomba Gudep Ramah Lingkungan lll Provinsi Riau
Sejak 2009, STIKes Husada Gemilang Sudah Wisuda 555 Bidan
Bekerja Sama Dengan Disbun Provinsi Riau dan PT. Sinar Mas Mahasiswa KKN UNRI di Desa Sei Lambu Makmur Menyelenggarakan Sosialisai Peremajaan Sawit Rakyat
Ada Sekolah Memprihatinkan di Inhil, Pj Bupati Herman Respon Cepat
Pengenalan Akademik, UNISI Tembilahan Taja KPA Offline Bagi Mahasiswa Baru
Universitas Abdurrab Pecahkan Rekor MURI Senam Neuroplasticity Peserta Terbanyak
Curhat ke Presiden Jokowi, Kepsek SMAN 5 Pekanbaru Menangis Rindu Sekolah
Peduli Budaya Literasi, Polres Inhil Distribusikan 500 Buku
Polsanak, Polres Inhil Kenalkan Polisi dan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini