Polres Inhil Kebut Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi, Warga Rasakan Harapan Baru
AYORIAU.CO, INHIL - Semangat gotong royong kembali terlihat dalam program pembangunan dan perbaikan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Gelombang 3 yang digelar Polres Indragiri Hilir (Inhil), Sabtu (16/5/2026). Dua lokasi pengerjaan di wilayah Polsek Tembilahan dan Polsek Batang Tuaka terus dikebut demi memperlancar akses masyarakat di daerah pesisir dan permukiman warga.
Di Kelurahan Pekan Arba, Kecamatan Tembilahan, personel Polsek Tembilahan bersama aparat kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga warga setempat bahu-membahu melanjutkan pembangunan jembatan di Jalan Bersama RT 04 RW 05.
Jembatan dengan ukuran 23 x 1,5 meter tersebut kini memasuki progres pengerjaan sekitar 18 persen. Tahapan pekerjaan yang dilakukan meliputi pemasangan rangkaian besi jembatan dan bagisting atau mal pengecoran.
Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari itu berlangsung penuh kebersamaan. Kehadiran masyarakat yang ikut membantu menunjukkan tingginya harapan warga terhadap akses jembatan yang lebih aman dan layak digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
Sementara itu, di wilayah Dusun Panglima, Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka, pembangunan jembatan juga terus berjalan. Personel Polsek Batang Tuaka bersama anggota Sat Brimob Polda Riau, pekerja, dan masyarakat setempat melakukan sejumlah tahapan pekerjaan mulai dari perakitan besi pondasi, pembuatan papan mal pondasi, pengecoran pondasi hingga pembuatan jerambah kayu.
Jembatan yang dibangun di Parit Panglima tersebut memiliki ukuran cukup panjang, yakni 168 x 2 meter, dengan progres pengerjaan mencapai 25 persen.
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K. menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses transportasi yang aman dan memadai.
“Program ini bukan sekadar membangun jembatan fisik, tetapi juga membangun harapan dan memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat. Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga, terutama di daerah yang membutuhkan akses penghubung yang layak,” ujar Kapolres Inhil.
Ia menambahkan, pembangunan jembatan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan banyak unsur, mulai dari personel kepolisian, pemerintah setempat hingga masyarakat sekitar.
“Semangat gotong royong yang terlihat di lapangan menjadi kekuatan utama. Kami berharap pembangunan ini dapat segera selesai sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman, nyaman dan lancar,” tambahnya.
Kapolres Inhil juga berharap keberadaan Jembatan Merah Putih Presisi nantinya tidak hanya menjadi sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, mempermudah akses anak-anak menuju sekolah, serta mempererat kebersamaan warga di pelosok daerah.

Berita Lainnya
Kapolres Inhil Jenguk Korban Penganiayaan
Dari Lahan Ketahanan Pangan ke Bulog, Polsek Sabak Auh Kawal Penyerahan Jagung Petani
PWI Inhil Berikan Penghargaan kepada PersonelPolres Inhil
Ratusan Personel dan MPA Turun Tangan, Tanah Merah Perketat Kesiapsiagaan Karhutla
47 Personel dan 1 PNS Polri Polres Indragiri Hilir Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Pengabdian
H-1 Pembukaan MTQ Riau Ke-44, Bupati Inhil Tinjau Stand Bazar dan Minta Persiapan Dimaksimalkan
Aplikasi Internal Down, Transformasi Digital PLN Dipertanyakan
Kasus Nenek Saudah, Komisi XIII Dorong Pengusutan Tuntas
Susiana Tabrani Resmikan Asrama 2 dan Mart SMK Abdurrab Pekanbaru
Karhutla di Dayun Siak, Water Bombing dan Alat Berat Dikerahkan
Cegah Karhutla, Satintelkam Polres Indragiri Hilir Gelar Koordinasi dan Sosialisasi Bersama Lurah se-Kecamatan Tembilahan
Dekat dengan Warga, Bhabinkamtibmas Polsek Sabak Auh Sambang Peternak Sapi dan Kambing