CSR Tak Menyentuh Pendidikan, Ketua IWO Riau: Perusahaan Hanya Cari Untung, Angkat Kaki!
AYORIAU.CO, INHIL - Kondisi bangunan SD Negeri 004 Sungai Laut, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, menjadi sorotan publik setelah diketahui mengalami kerusakan parah dan belum mendapat perhatian serius dari pihak terkait.
Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW IWO) Riau, Muridi Susandi, angkat bicara mengenai persoalan tersebut. Ia menilai, Pemerintah Daerah (Pemda) dan Ketua Forum Corporate Social Responsibility (CSR) terkesan saling lempar tanggung jawab dalam menangani persoalan pendidikan, khususnya terkait kondisi fisik sekolah yang memprihatinkan.
"Seharusnya Pemda, DPRD, dan Forum CSR bisa menjembatani persoalan ini dengan menyampaikan langsung kepada pihak perusahaan, seperti PT Pulau Sambu di Kuala Enok, agar dana CSR mereka dapat dialokasikan untuk perbaikan sekolah," tegas Susandi, Jumat (6/9/2025).
Menurutnya, program CSR perusahaan seharusnya menyentuh sektor pendidikan secara konkret. CSR tidak hanya sekadar formalitas, melainkan bisa dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur sekolah, penyediaan sarana prasarana, serta peningkatan kapasitas guru dan siswa.
"CSR yang baik itu memberikan dampak langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat. Sayangnya, di Inhil, program CSR perusahaan-perusahaan besar belum menyentuh dunia pendidikan secara optimal," tambahnya.
Sandi juga menyampaikan bahwa jika dalam urusan membantu pendidikan saja para pihak masih saling lempar tanggung jawab, maka pihaknya tidak akan tinggal diam. Ia menyatakan siap menyurati DPRD dan meminta dilakukan hearing terbuka dengan menghadirkan pihak perusahaan dan Forum CSR.
"Sudah saatnya Pemkab Inhil memberikan teguran keras kepada perusahaan yang abai terhadap pendidikan. Jika mereka hanya datang untuk mencari untung tanpa kontribusi apa pun, lebih baik angkat kaki. Bila perlu, izinnya dicabut," ujar Susandi dengan nada tegas.
Kondisi SDN 004 Sungai Laut menjadi potret buram dunia pendidikan di pelosok Inhil. Bangunan sekolah yang rusak parah dikhawatirkan membahayakan keselamatan siswa dan guru, serta mengganggu proses belajar mengajar.
Sandi berharap adanya langkah nyata dari semua pihak, baik pemerintah maupun swasta, untuk segera memperbaiki fasilitas pendidikan demi masa depan anak-anak daerah.

Berita Lainnya
Warga Keluhkan Banyaknya Kendaraan yang melebihi tonase Masuk Tembilahan
Polisi Gaung Amankan Pelaku Penganiayaan Berat, Korban Dibacok dengan Parang
Kapolri Terima Anugerah Adat Ingatan Budi dari LAM Riau
Jalankan Instruksi Bupati HM Wardan, Jalan Suhada Sudah Tertangani
Polsek Tempuling Gelar KRYD Bersama Forkopincam, Sasar Premanisme di Pasar Sungai Salak
Jum'at Keliling, Giliran Masjid Darul Hikmah Tembilahan Disambangi Sat Samapta Polres Inhil
Kapolres Inhil Kunjungi Polsek Concong untuk Mengetahui Situasi dan Kinerja Anggota
Terpilih Aklamasi, Fauzan Janji Bawa PGRI Inhil Lebih Progresif dan Inklusif
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Inhil Gelar Fun Run 5K dan Gaungkan Polri Humanis untuk Masyarakat
Dukung Swasembada Pangan, Polsek KSKP Tembilahan Tinjau Jagung Usia Dua Minggu
Polisi Turun ke Kebun, Jagung Pekan Arba Dipanen untuk Dukung Swasembada Pangan
Satlantas Polres Inhil Prioritaskan Penertiban Pasar Subuh dan Pengamanan Libur Panjang