Perluas Ekosistem Pembayaran QRIS Cross Border BI, Merchant BRI Sudah Terhubung dengan Alipay dan UnionPay
AYORIAU.CO, JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI resmi menjalin kerja sama strategis dengan Syailendra Capital melalui penandatanganan kerja sama distribusi produk reksa dana dalam acara “Mutual Fund Distribution Signing Ceremony” yang digelar di Kantor Pusat BRI, Jakarta (20/5). Kolaborasi ini menjadi bagian dari langkah BRI dalam memperluas akses masyarakat terhadap investasi syariah.
Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari strategi BRI dalam memperkuat layanan investasi bagi nasabah. Melalui kolaborasi tersebut, produk reksa dana Syailendra Capital kini dapat diakses melalui superapps BRImo maupun kantor cabang BRI di berbagai wilayah Indonesia, dengan memadukan kekuatan jaringan BRI dan pengalaman Syailendra Capital sebagai salah satu perusahaan manajer investasi dengan dana kelolaan terbesar di Indonesia.
“Bagi BRI, kerja sama ini memperkuat ekosistem layanan wealth management BRI sekaligus penyedia solusi keuangan terintegrasi yang relevan dengan kebutuhan nasabah yang terus berkembang. Melalui sinergi dengan Syailendra Capital, kami ingin menghadirkan akses investasi reksa dana yang semakin mudah dijangkau dan terpercaya, termasuk produk investasi berbasis syariah yang semakin diminati masyarakat,” ujar Aris.
Melalui kerja sama ini, masyarakat dapat mengakses dua produk unggulan Syailendra Capital, yaitu Syailendra Sharia Money Market Fund (SSMMF) dan Syailendra Sharia Fixed Income Fund (SSFIF). SSMMF merupakan reksa dana pasar uang syariah dengan komposisi investasi berupa instrumen pasar uang syariah dan obligasi syariah serta jangka waktu jatuh tempo di bawah satu tahun.
Dengan karakteristik risiko yang relatif rendah dan likuiditas tinggi, produk ini menjadi pilihan yang sesuai bagi investor pemula maupun nasabah yang membutuhkan instrumen penempatan dana jangka pendek dengan potensi imbal hasil yang kompetitif. Per 30 April 2026, SSMMF mencatatkan imbal hasil satu tahun sebesar 4,99% dengan minimum investasi mulai dari Rp50.000.
Sementara itu, SSFIF merupakan reksa dana pendapatan tetap syariah yang berfokus pada instrumen obligasi syariah, khususnya sukuk korporasi berperingkat layak investasi. Produk ini dikelola secara aktif dan selektif melalui strategi investasi pada sukuk korporasi dengan minimal rating A, sehingga risiko kredit relatif lebih terjaga. Selain itu, komposisi portofolionya didominasi instrumen berdurasi relatif pendek, sehingga kinerjanya cenderung lebih stabil dan tidak terlalu sensitif terhadap perubahan suku bunga maupun inflasi.
Dengan karakteristik tersebut, SSFIF ditujukan bagi investor dengan profil risiko moderat yang menginginkan potensi pertumbuhan investasi jangka menengah hingga panjang dengan tetap mengedepankan prinsip syariah. Hingga 30 April 2026, SSFIF mencatatkan imbal hasil satu tahun sebesar 7,58% dengan minimum investasi mulai dari Rp10.000.
Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap investasi syariah sekaligus mendorong penetrasi produk investasi ke segmen ritel di berbagai daerah. Dukungan jaringan BRI yang luas diharapkan mampu menghadirkan alternatif investasi syariah yang lebih praktis dan terjangkau bagi masyarakat.*

Berita Lainnya
BRI Tumbuh Bersama UMKM, Kredit Rp1.235 Triliun Mengalir untuk Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan
Erick Thohir Berhasil Jadikan Indonesia Negara Berdaulat Vaksin
Tanggap Bencana Gempa Bumi Flores NTT, BRI Peduli Gerak Cepat Bantu Warga Terdampak
Dua Keluarga Kurang Mampu di Mandah Butuh Perhatian Pemerintah Daerah Inhil
Triwulan I, Laba Bersih BRI Melesat 13,7% jadi Rp15,5 T
BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan: Penyaluran Kredit UMKM Capai Rp1.211 triliun, Ekosistem Pemberdayaan Kian Luas
BRI Group Raih Enam Penghargaan Internasional dari Finance Asia, Perkuat Posisi sebagai Institusi Keuangan Berkelas Dunia
BRI Resmi Luncurkan BRImo Taiwan, Perluas Akses Layanan Keuangan bagi Diaspora Indonesia di Taiwan
Erisman Yahya Hadiri Pertemuan dengan Presiden Jokowi di Ibu Kota Nusantara
Jelang Armuzna, Tim Kemenag Tinjau Persiapan Sektor di Daker Makkah
Harga Emas Antam Terkini Turun, Berikut Rinciannya
Berawal dari Dapur Rumahan di Masa Pandemi, Camilan Sehat Sahate Perlahan Tumbuh ke Pasar Global Bersama BRI