Muscab PPP Inhil 2026 Siap Digelar, Ahmad Fuad di Tunjuk Jadi Plt Ketua
Fenomena Pasir Timbul Pantai Mutiara Teluk Kiambang Diserbu Wisatawan
Basmi Narkoba, Polres Inhil Razia KTV Barcelona dan Grand Royal
2.800 Jamaah Haji Indonesia Tahap Pertama Diberangkatkan dari Menuju Makkah
AYORIAU.CO, MAKKAH - Sebanyak 2.800 jamaah haji Indonesia tahap pertama akan diberangkatkan dari Madinah menuju Makkah pada Sabtu (10/5/2025). Seluruh layanan dipastikan siap menyambut jamaah yang berasal dari 7 kloter tersebut.
Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Ali Machzumi melakukan pengecekan di sejumlah hotel tempat menginap jamaah haji Indonesia termasuk dapur katering.
Tujuan pertama pengecekan ialah hotel Al-Ghader Hotel di daerah Sisyah, Makkah yang terletak di Sektor 2 tersebut telah siap menyambut jamaah kloter pertama dari JKG 1.
Titik pertama yang menjadi pengecekan ialah ruang makan. Namun sebelum beranjak ke ruang makan, Ali Machzumi memastikan area lobi cukup memadai untuk menyambut jamaah.
Hotel Al-Ghader yang berkapasitas 1.650 jamaah tersebut dilengkapi dengan berbagai fasilitas memadai untuk melayani jamaah haji selama di Makkah.
"Alhamdulillah kita cek, siap, siap semuanya dalam rangka menyambut jamaah haji kita. Mulai dari kamar, masjid, tempat ruang makan, semuanya siap," ujar Ali Machzumi, Jumat (9/5/2025).
Di area Sektor 2 sendiri terdapat 22 hotel untuk menyambut sekitar 21.000 jamaah haji. Kadaker Makkah menyebut, jumlah hotel dan jamaah haji di setiap sektor bervariasi. Jumlah hotel di setiap sektor antara 18-25 hotel. Jumlah sektor di Makkah sebanyak 10 sektor plus 1 sektor khusus di Masjidil Haram.
Pengecekan berlanjut ke hotel Al Wahdat Al Mutamayizah Sektor 7 di daerah Jarwal, Makkah. Awal pertama kali melihat hotel nampak biasa saja. Tetapi setelah masuk, hotel tersebut terbilang mewah karena luas dan fasilitas lengkap.
Hotel berkapasitas 5.000 jamaah haji tersebut juga dilengkapi klinik pertolongan pertama bagi jamaah haji. Hotel tersebut juga menjadi kantor Kepala Sektor 7.
Jika di hotel Al-Ghader dilengkapi 6 lift, hotel A Wahdat Al Mutamayizah terdapat 7 buah lift. Banyaknya lift tentu saja memudahkan mobilitas jamaah dengan jumlah banyak agar terhindar dari antrean panjang.
Hotel tersebut juga dilengkapi ruang makan dan masjid yang cukup luas sehingga jamaah tidak perlu keluar hotel untuk melaksanakan sholat berjamaah. Walaupun sekitar 100 meter dari hotel terdapat sebuah masjid.
Standar pelayanan hotel juga mendapat perhatian serius Daker Makkah. Ali Machzumi memastikan bahwa seluruh fasilitas hotel telah memenuhi standar pelayanan.
"Alhamdulillah setelah keseluruhan kita cek, semua sudah memenuhi standar, sudah sesuai dengan yang kita syaratkan," ujarnya.
Dia juga memastikan hotel menjadi tempat menginap yang ramah terhadap jamaah lansia dan disabilitas. Fasilitas ini cukup penting dan krusial karena jamaah haji lansia jumlahnya tidak sedikit.
"Secara keseluruhan sarana-sarana yang ada di Makkah ini diarahkan untuk ramah bagi jamaah haji lansia. Ada untuk akses para pengguna kursi roda dilengkapi pegangan tangan," jelas Ali Machzumi.

Berita Lainnya
Daftar Negara Terkaya di Dunia Tahun 2021, Indonesia Nomor Berapa?
Fokus Pantau Landis, Tim PPIH Sektor 4 Makkah Gelar Rakor Jelang Armuzna
Buya Syafii Maarif Meninggal Dunia, Kapolri: Kita Kehilangan Tokoh dan Bapak Bangsa
Di Atas Harga Pasar, PT GIN Beli TBS Petani Rp 1600 Per Kilogram
Polisi Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi di Pati, Kabareskrim : Kasus Terbesar Sepanjang 2022.
Nasi Kuning Hingga Sambal Tumis, Chef Azhari: Menu Nusantara Jadi Sajian Utama Jamaah Haji 2025
Begini Profil Siswi Cantik Pembawa Baki Upacara HUT RI Ke-76 di Inhil
Dikukuhkan Warga Kehormatan Kostrad, Kapolri: TNI-Polri Terus Bersinergi Jaga Wibawa Negara dan Rakyat Indonesia
Desa Hendrosari Bangkit: Pembeli Datang, UMKM Tumbuh, Ekonomi Melaju Berkat Pemberdayaan Desa BRILian
SMSI Minta Presiden Terbitkan Perpu UU Kedaulatan Digital Pengganti UU ITE.
Berikut Efek Samping Vaksin Booster, Sinovac, Pfizer, Moderna, Astra dan Zifivax
Bakpao Gandum RoyalKueID, Pilihan Camilan Praktis yang Tumbuh Bersama Ekosistem Pemberdayaan BRI