Mispa Kartini Modern, Rela Tembus Pegunungan Demi Literasi Keuangan
Start Sempurna, Futsal Inhil Libas Dumai Tanpa Ampun 5-0
Dari Inhil untuk Juara, Kontingen Futsal Dilepas ke Gubernur Cup 2026
Muscab PPP Inhil 2026 Siap Digelar, Ahmad Fuad di Tunjuk Jadi Plt Ketua
Mispa Kartini Modern, Rela Tembus Pegunungan Demi Literasi Keuangan
AYORIAU.CO - Semangat perjuangan R.A. Kartini terbukti tidak pernah padam, ia bertransformasi dalam berbagai profesi modern. Salah satu potret nyata dedikasi tersebut hadir melalui sosok Mispa Lewi Yt, seorang tenaga pemasar mikro atau Mantri BRI yang bertugas di wilayah menantang, BRI Unit Ranteangin, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara.
Di tengah medan pegunungan yang sulit dijangkau, Mispa membuktikan bahwa keterbatasan geografis bukan penghalang bagi perempuan untuk menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan.
Perjalanan Mispa menjadi seorang bankir berawal dari sebuah tantangan hidup. Saat pandemi COVID-19 melanda, ia terpaksa harus dirumahkan dari pekerjaan lamanya.
Bukannya menyerah, ia justru mencoba peruntungan melamar ke BRI meski usianya saat itu sudah menyentuh batas maksimal pendaftaran, yakni 25 tahun.
"Puji Tuhan, saya berhasil lolos dan bergabung sebagai customer service," kenang Mispa. Setelah hampir dua tahun bertugas di balik meja, dedikasinya membawanya pada tantangan yang lebih besar: menjadi Mantri BRI di wilayah Ranteangin pada tahun 2024.
Wilayah Ranteangin bukanlah medan yang ramah bagi pengendara. Desa-desa di sana terletak di kawasan pegunungan dengan akses jalan yang didominasi tanah dan batu. Saat musim hujan tiba, jalur tersebut menjadi sangat licin dan berbahaya.
"Rumah warga di sana terpisah jauh oleh kebun cengkeh yang luas. Seringkali saya harus jalan kaki mendaki sejauh 1 hingga 2 kilometer karena motor tidak bisa masuk," ceritanya.
Meski sempat merasa ingin menyerah di masa awal tugas, Mispa menemukan kekuatannya kembali lewat sambutan hangat para nasabah. Keramahan warga desa yang memintanya agar tidak pindah tugas menjadi suntikan semangat bagi Mispa untuk terus mengabdi.
Sebagai Mantri BRI, tugas Mispa melampaui sekadar urusan administratif perbankan. Ia berperan sebagai penasihat keuangan bagi para petani cengkeh dan pendamping bagi kelompok usaha. Salah satu keberhasilannya adalah membina klaster usaha minuman herbal bernama Gujames.
Melalui tangan dinginnya, Mispa memberikan pendampingan yang komprehensif, mulai dari bantuan modal, edukasi pemasaran, hingga digitalisasi melalui e-commerce.
"Saat ini produk mereka sudah memiliki sertifikat halal MUI dan mulai merambah pasar di luar wilayah desa dengan kemasan yang jauh lebih baik," tambahnya dengan bangga.
Pilar Ekonomi Inklusif
Mispa adalah satu dari sekian banyak perempuan yang berjuang mengikis rendahnya literasi keuangan di pelosok. Baginya, profesi ini adalah panggung untuk membuktikan bahwa perempuan bisa berkontribusi membangun negeri sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, memberikan apresiasi tinggi terhadap peran para Mantri. Menurut data, dari sekitar 26 ribu Mantri BRI di seluruh Indonesia, sebanyak 28,2% adalah perempuan.
“Mantri bukan hanya menyalurkan kredit, tetapi juga menjadi financial advisor yang mengawal usaha nasabah dari nol hingga berkembang. Kisah Mispa menegaskan bahwa kesetaraan kesempatan adalah kunci pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” tegas Akhmad.
Bagi Mispa, setiap tanjakan di pegunungan Ranteangin adalah langkah nyata menuju masa depan ekonomi desa yang lebih cerah. Ia membuktikan bahwa di balik fisik yang tangguh menembus hutan, tersimpan misi besar untuk memerdekakan masyarakat dari keterbatasan akses keuangan.*

Berita Lainnya
Bakpao Gandum RoyalKueID, Pilihan Camilan Praktis yang Tumbuh Bersama Ekosistem Pemberdayaan BRI
Bongkar Dugaan Korupsi Proyek Gagal Meteran AMI Berpagu Rp5 T, Siapa Pejabat PLN Penerima Cashback USD 50 Juta
Satu Tahun Danantara Indonesia: BRI Komitmen Perkuat Generasi Indonesia
Perkuat Ekosistem Keagenan, BRILink Agen Siap Panen Hadiah Emas Lewat Program Spesial
Wamenag Terima Kunjungan Universitas Muhammadiyah Surakarta, Bahas Kemajuan Kampus
Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 34,2 Juta Pelaku Usaha, Bukti Keberpihakan BRI Terhadap Ekonomi Kerakyatan yang Terstruktur
Sebut Istana Over Acting Sampai Cabut Kartu Peliputan, IWO: 'Merusak Asta Cita Presiden'
Kisah BRILink Agen di Bakauheni, Berawal Dari Modal Usaha yang Terbatas hingga Menjadi Andalan Solusi Transaksi Masyarakat
Digaji Tak Manusiawi, Guru Honorer Jadi Korban Pembiaran Negara
Kompol Eka Ariandy Ajak Masyarakat Tingkatkan Iman dan Takwa di Bulan Ramadhan
Waspada Penipuan, BRI Imbau Masyarakat Waspada Kenali Modus Link Palsu
Dikukuhkan Warga Kehormatan Kostrad, Kapolri: TNI-Polri Terus Bersinergi Jaga Wibawa Negara dan Rakyat Indonesia