ADT Optimistis Rekonstruksi Jalan Sanglar-Kotabaru Tuntas, Masyarakat Diminta Tetap Percaya


AYORIAU.CO, INHIL - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau dari Daerah Pemilihan (Dapil) Indragiri Hilir (Inhil), Andi Darma Taufik, menaruh optimisme tinggi bahwa proyek rekonstruksi Jalan Sanglar-Kotabaru, Kecamatan Reteh, dapat diselesaikan sesuai target. Meski mengakui saat ini progres pekerjaan masih tertinggal, ia secara tegas meminta pihak kontraktor untuk bekerja dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan sisa waktu secara maksimal.

Pria yang akrab disapa ADT ini menekankan bahwa keseriusan kontraktor merupakan faktor penentu agar pembangunan infrastruktur senilai Rp12 miliar tersebut tidak mangkrak dan bisa segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Kontraktor harus menggesa pekerjaan dengan sungguh-sungguh. Kita optimistis proyek ini bisa selesai," ujar Andi Darma Taufik saat dihubungi, Sabtu (31/10/2026).

Selain mendesak kontraktor pelaksana, yakni CV Citra Perdana, ADT juga mengajak masyarakat setempat untuk tetap memberikan dukungan serta kepercayaan penuh kepada pemerintah daerah dalam mengawal proses pembangunan ini. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, pengawas, dan warga sangat dibutuhkan agar percepatan pembangunan berjalan lancar.

"Kita berikan kepercayaan kepada pemerintah daerah untuk menyelesaikan," tambahnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, progres fisik proyek rekonstruksi Jalan Sanglar-Kotabaru saat ini baru menyentuh angka 29 persen. Proyek strategis ini memiliki masa kontrak pengerjaan selama 150 hari kalender yang terhitung sejak 27 Juli 2026.

Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUTRPKP) Inhil mengungkapkan bahwa lambatnya laju pekerjaan disebabkan oleh sejumlah kendala teknis di lapangan.

Tantangan utama yang dihadapi adalah proses mobilisasi material dari Kepulauan Riau yang harus mengandalkan jalur laut.

Kendati demikian, pihak DPUTRPKP memastikan bahwa suplai material kini terus berjalan.
Sebanyak 3.000 ton material Best A dilaporkan sedang dalam perjalanan menuju lokasi proyek. Jika cuaca dan kondisi perairan mendukung, proses penimbunan jalan ditargetkan rampung dalam 10 hari ke depan.

Setelah tahapan penimbunan dan pengerasan awal selesai, pengerjaan akan langsung dilanjutkan dengan pengecoran beton dasar serta pembangunan perkerasan beton kaku (rigid pavement) demi memastikan ketahanan jangka panjang jalan penghubung tersebut.


[Ikuti Ayoriau.co Melalui Sosial Media]



Tulis Komentar