Jelang Idulfitri, Stok Bapokting di Pasar Sungai Guntung Dipastikan Aman
Puluhan Guru Bantu Daerah Datangi DPRD Inhil, Minta Perpanjangan SK
Polres Inhil Ungkap Kasus Penganiayaan di Tembilahan
Ferryandi Tiba-tiba Diajak Keliling Kampung Naik Singa Depok Bayas Jaya
AYORIAU.CO, INHIL - Calon Bupati Indragiri Hilir (Inhil) nomor urut 2, H Ferryandi pagi-pagi sekali sudah berangkat kampaye dialogis ke Desa Bayas Jaya, Kecamatan Kempas, Rabu (9/10/2024).
Baru juga sampai, Ferryandi tiba-tiba langsung diajak naik Singa Depok. Bukan sebatas menuju lokasi titik kampanye, namun disempatkan warga membawa hingga keliling kampung.
Sebagaimana diketahui, Singa Depok adalah kesenian tradisional yang sering dimainkan masyarakat setempat, berupa patung binatang singa yang dipanggul empat orang, dan Ferryandi duduk di atasnya.
Bang Ferry sapaan akrab Ferryandi disambut antusias oleh masyarakat yang sudah menunggunya sejak pagi itu juga. Calon Bupati nomor urut 2 itu terlihat sumringah keliling kampung, di atas Singa Depok, diiringi musik tradisional gendang hingga gong. Patung singa yang dipanggul ini, sepertinya memang dikeluarkan khusus untuk mengarak Ferryandi.
Kata warga, yang dipersilahkan naik Singa Depok ini memang dispesialkan kepada orang-orang yang dianggap penting, seperti; pemimpin, ulama hingga tokoh-tokoh berpengaruh lainnya.
"Kesenian Singa Depok Bayas Jaya adalah kesenian asal Jawa Barat, yang masih dilestarikan sampai hari ini," kata Ujang salah seorang warga setempat.
Dalam dialognya dengan masyarakat, Ferryandi sendiri mengatakan, akan menjadikan Desa Bayas Jaya menjadi salah satu desa tujuan pembangunan, sesuai dengan program prioritas yang ada.
"Kami sadar dan mengetahui secara persis apa saja yang menjadi persoalan di kalangan masyarakat Kabupaten Inhil, termasuklah masyarakat Desa Bayas Jaya ini. Jadi nantinya setelah terpilih, bagaimana program-program Fermadani ini bisa terlaksana di Bayas Jaya. Tentu saja akan menyentuh langsung dalam kehidupan kita sehari-hari," kata Ferry.
Menurut Ferry, salah satunya adalah program satu Eksavator untuk tiga Desa. Sebagaimana kebutuhan masyarakat Desa Bayas Jaya, yakni untuk perbaikan kebun masyarakat melalui pembangunan tanggul.
"Apalagi Bayas Jaya ini merupakan desa pintu gerbang untuk keluar dan masuk Kabupaten Inhil. Sebab diperbatasan ini, Desa Bayas Jaya menjadi sentra perkebunan Kelapa Sawit antara wilayah Inhil dan Inhu," pungkasnya. (rls)

Berita Lainnya
Sampai ke Pelosok Desa AKP Ermanto Pimpin Sosialisasi Pemilu Damai
DR. H. Ferryandi Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 H
Pj Bupati Erisman Yahya Serahkan Remisi ke Warga Binaan Lapas Kelas II A Tembilahan
Kukuhkan PERMASA Jatim Riau, Gubri Abdul Wahid Ajak Bangun Sinergi Untuk Negeri
Sajikan Kodim melawan Polres Inhil, Turnamen Sepakbola Dandim Cup 2022 Resmi Dibuka
Permudah Layanan Paspor, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tembilahan Kolaborasi dengan Kantor Pos
PT GIN Berikan Reward Senilai 25 Juta Rupiah kepada Tiga Desa Zero Karlahut
Kadin Inhil Komit Majukan Perekonomian Melalui Pengembangan UMKM
Pemdes Pasir Emas, Inhil Gelar Edukasi dan Sosialisasi Penanganan Covid 19 Desa Siaga Kesehatan
Kemensos RI Melalui UPT Sentra Abiseka Pekanbaru Salurkan Bantuan Atensi Kepada 40 PPKS Di LKS Inhil
Polres Inhil Gencarkan Operasi TIM RAGA, Perangi Premanisme dan Genk Motor
Renovasi Pasar Baru Desa Mumpa, PT SRL Salurkan 197 Semen Dari Program Community Development