Kadinkes Inhil Sampaikan Informasi Penting Pencegahan Stroke
AYORIAU.CO - Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan stroke, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, Rahmi Indrasuri, telah menyampaikan informasi penting terkait langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengurangi risiko penyakit ini.
Ia menekankan pentingnya gaya hidup sehat, termasuk diet yang seimbang, olahraga teratur, dan pengelolaan stres. Rahmi Indrasuri juga menggarisbawahi pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin sebagai cara efektif untuk mendeteksi tanda-tanda awal stroke.
Edukasi masyarakat tentang faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, dan kebiasaan merokok juga menjadi fokus, karena faktor-faktor ini secara signifikan meningkatkan kemungkinan terjadinya stroke.
Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir berkomitmen untuk terus menyediakan informasi dan layanan yang mendukung inisiatif pencegahan stroke ini. Dengan kerjasama antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, diharapkan angka kejadian stroke di Kabupaten Indragiri Hilir dapat diminimalisir.

Berita Lainnya
Pemkab Inhil Sambut Kunjungan Kodam Tuanku Tambusai
Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Wabup Inhil Ajak Generasi Muda Perkuat Ideologi Bangsa
Paripurna ke-10, Pemkab Inhil Sampaikan Pandangan Akhir Hasil Pansus RANPERDA No.13 TH 2016 dan Pengantar Ranperda Pertanggung Jawaban APBD TH 2023
Launching Gerakan Kasih Jelita, Ketua TP PKK Inhil Dorong Kepedulian Lingkungan
Semarakkan Aroh Ganal, Bupati Inhil HM WARDAN Sambut Kedatangan Gubernur Kalimantan Selatan
Kadiskes Inhil Dampingi PJ Bupati Resmikan Gedung Baru Puskesmas Pelangiran
Bupati Inhil Tegaskan januari 2020 Seluruh OPD maksimalkan Keterbukaan Informasi Publik
Menjabat Sebagai Kepala Daerah Tidak Menyulutkan HM Wardan dan Istri Makan Ditempat Sederhana
Hut IBI, Bidan Merupakan Malaikat Penyelamat Pertama
Tiga Atlet PBSI Terima Uang Pembinaan
Patroli malam oleh tim penegak disiplin kesehatan covid-19 di tempat hiburan mal
1 Bayi di Inhil Meninggal di Makamkan Standar Covid