Mispa Kartini Modern, Rela Tembus Pegunungan Demi Literasi Keuangan
Start Sempurna, Futsal Inhil Libas Dumai Tanpa Ampun 5-0
Dari Inhil untuk Juara, Kontingen Futsal Dilepas ke Gubernur Cup 2026
Muscab PPP Inhil 2026 Siap Digelar, Ahmad Fuad di Tunjuk Jadi Plt Ketua
Rencana Pemekaran Kabupaten Inhil Dibahas dalam Temu Ramah Bersama Pj Gubernur Riau
AYORIAU.CO, TEMBILAHAN - Penjabat (Pj) Gubernur Riau, Rahman Hadi, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) pada Sabtu (4/1/2025). Dalam rangkaian kunjungan tersebut, digelar Temu Ramah bersama Pj Bupati Inhil, H. Erisman Yahya, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan pejabat terkait di Kediaman Dinas Bupati Inhil, Jl. Kesehatan Tembilahan. Acara ini berlangsung dalam suasana santai dengan sarapan bersama.
Salah satu agenda yang menjadi pembahasan utama adalah rencana pemekaran Kabupaten Inhil. Dalam sambutannya, Pj Bupati H. Erisman Yahya menekankan bahwa pemekaran wilayah ini sudah menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Ia menekankan bahwa Kabupaten Inhil, sebagai satu-satunya kabupaten di Provinsi Riau yang belum pernah dimekarkan, memiliki potensi besar untuk dibagi menjadi beberapa wilayah.
“Harapan kami, pemekaran ini bisa terwujud. Mungkin menjadi dua atau tiga wilayah seperti Inhil Utara dan Inhil Selatan, sehingga pelayanan masyarakat menjadi lebih baik,” ungkapnya.
Penjabat Gubernur Riau, Rahman Hadi, memberikan tanggapan terkait usulan tersebut. Ia menjelaskan bahwa secara nasional, pemekaran daerah masih berada dalam tahap moratorium. Namun, ia mengakui bahwa Kabupaten Inhil memiliki potensi besar untuk dipertimbangkan dalam daftar prioritas pemekaran.
“Luasnya wilayah dan jumlah penduduk yang banyak membuat Inhil layak dipertimbangkan. Meski demikian, keputusan akhir ada di tingkat pusat, khususnya DPD, di mana saya juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal,” kata Rahman Hadi.
Ia juga mengingatkan bahwa pemekaran membawa dampak positif dan tantangan tersendiri. Di satu sisi, pemekaran dapat meningkatkan pelayanan masyarakat, namun di sisi lain, kesiapan daerah dalam menghadapi perubahan administratif juga menjadi hal yang penting untuk diperhatikan.
Diskusi ini diharapkan dapat menjadi pijakan awal menuju pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas layanan publik di Kabupaten Indragiri Hilir.

Berita Lainnya
Panen Undian Simpedes, BRI Cabang Tembilahan Bagi-bagi Hadiah Senilai Ratusan Juta
Pasca Polemik di Blora, Ormas PP dan GRIB Jaya Riau Himbau Jaga Kondusifitas
Kesbangpol Inhil Raih Penghargaan Terbaik I Penilaian Keaktifan Laporan Tentang Situasi dan Kondisi Daerah
PLN Icon Plus Beri Dukungan Internet Andal untuk SMK Negeri 1 Tembilahan
Jum'at Berkah, Sat Lantas Polres Inhil Bagikan Sembako kepada Tukang Becak dan Petugas Kebersihan
Jelang Tahun Baru Imlek Polres Inhil Sterilisasi Vihara
Penggerebekan Bandar Narkoba di Desa Petalongan, Ini Tanggapan Akademisi dan Ulama Inhil, DR H. Ali Azhar, S.Sos., M.M., M.H.
Manajemen PLN Kasak Kusuk Cari Pembocor Informasi Penyebab Blackout Bali, Darmo dan Dirut Indonesia Power Kompak Bungkam
Bupati HM Wardan Kunjungi Kontingen Pekan Nasional XVI Petani Nelayan asal Inhil di Kota Padang, Sumatera Barat
Perkuat Digitalisasi Ketenagalistrikan, PLN Group Lakukan Uji Rutin Kabel FO Bawah Laut Link Batam-Bintan
Mari Meriahkan Maulid Muhammad SAW 1445 H di Surau Baitussalam
AKBP Farouk Periksa Ruang Penting Polres Inhil