Mispa Kartini Modern, Rela Tembus Pegunungan Demi Literasi Keuangan
Start Sempurna, Futsal Inhil Libas Dumai Tanpa Ampun 5-0
Dari Inhil untuk Juara, Kontingen Futsal Dilepas ke Gubernur Cup 2026
Muscab PPP Inhil 2026 Siap Digelar, Ahmad Fuad di Tunjuk Jadi Plt Ketua
SB Rahmad Jaya 12 Klarifikasi Dugaan Over Kapasitas Jurusan Tembilahan Batam
AYORIAU.CO - Pihak speedboat SB Rahmad Jaya 12 menampik jika armada mereka tidak mengikuti peraturan dengan tetap beroperasi meskipun kelebihan muatan atau overload.
Penumpang di Pelabuhan Pelindo Tembilahan memang mengalami lonjakan akibat arus balik lebaran yang terjadi pada H + 4 Hari Raya Idul Fitri 1445, Minggu (14/4/24).
Kondisi ini memang menguntungkan bagi pemilik speedboat, sehingga disinyalir membuat oknum tergiur untuk menampung penumpang atau barang melebihi kapasitas.
Namun pihak SB Rahmad Jaya memastikan armadanya tetap mengikuti peraturan pelayaran demi keselamatan penumpang khususnya pada saat musim mudik lebaran.
“Tidak benar armada kami melebihi kapasitas seperti yang dikeluhkan, kami selalu mengikuti manifest atau standar operasional, apalagi saat lebaran yang ramai seperti ini,” ujar CEO SB Rahmad Jaya 12 Chapri Arjun Pratama memberikan klarifikasinya.
Atas nama perusahaan Chapri pun meminta maaf kepada penumpang jika memang terdapat pelayanan yang kurang memuaskan mengingat membludaknya penumpang pada saat musim mudik Idul fitri tahun 2024.
“Mungkin hanya salah komunikasi saja jika ada keluhan, maklum saja pada saat arus mudik dan balik lebaran ini memang sangat ramai penumpang,” tambahnya.
Untuk diketahui, diberitakan sebelumnya sejumlah penumpang dari Tembilahan menuju Guntung-Batam mengeluhkan SB Rahmad Jaya 12 yang membawa muatan melebihi kapasitas dari Pelabuhan Pelindo Tembilahan, Minggu (14/4/2024).
“Ini jelas melebihi kapasitas. Setahu saya kapal yang hanya memiliki sekitar 120 tempat duduk, tapi ini lebih," ujar penumpang bernama Budi.
Menurutnya, aksi nekat kapal penumpang tersebut sudah melanggar UU pelayaran dan sangat berbahaya bagi keselamatan.
Ada unsur pembiaran dari pihak perusahaan kapal yang sengaja tidak mengecek jumlah penumpang dan kapasitas isi muatan,” pungkasnya.

Berita Lainnya
PLN Icon Plus dan Srikandi PLN Gaungkan Transisi Energi di Universitas Andalas
Curhat Bersama Polres Inhil, APKL: Banyak Pemuda Balap Liar Sebelum Subuh
Suasana Duka Iringi Pelepasan Jenazah Kasat Samapta Polres Inhil Menuju Rumah Duka
PLN Icon Plus Sukseskan Peresmian Jaringan Listrik Desa, Dusun di Keritang dan Reteh Inhil Secara Hybrid
Edy Indra Kesuma Bantu Masyarakat Dusun Kuala Muda Perbaiki Jembatan
Berkah Ramadhan, Polsek Tempuling Berbagi Sembako ke Warga Kurang Mampu
Tegas! BEM se-Riau Dukung Relokasi dari TNTN, Tapi Ini Syarat yang Mereka Ajukan
Kolaborasi PLN Icon Plus dan Politeknik Negeri Bengkalis Majukan Pendidikan Vokasi
PLN Icon Plus Siap Fasilitasi Internet Hingga Pelosok Desa di Pasaman
Pj Bupati Inhil H. Herman Pimpin Rapat Evaluasi Fisik Dan Keuangan Periode November 2023
Paslon Fermadani Semakin Menguat di Seluruh Wilayah Hingga Pelosok Inhil
Kapolres Inhil Pimpin Giat Sahur On the Road