Internet
Tembilahan (ARC), - Setelah menuai kritikan dari berbagai pihak terkait seringnya terjadi pemadaman listrik di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Menajer Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Tembilahan Annas Yasin Ilmianto beberkan penyebab terjadinya pemadaman.
"Kendala saat ini masih adanya gangguan kelistrikan pada sistem kita," kata Annas saat dikonfirmasi, Minggu (20/5).
Selain itu juga, dijelaskannya, PLTU sedang uji coba masuk ke sistem, sehingga butuh waktu untuk mendapat pola operasi yang tepat.
Akhir ini jg, pernah beberapa kali pihaknya juga banyak menemukan adanya layang-layang yang nyangkut ke jaringan sehingga menyebabkan padam.
"Petugas sudah disiagakan antisipasi adanya layangan nyangkut ke jaringan kita, dengan begitu, harapannya sistem tetap nyala," ujar Annas lagi.
PLN Rayon Tembilahan harapkan kendala tersebut dapat cepat teratasi dan dapat dukungan serta suport dari masyarakat, karena memang membutuhkan waktu juga, tukasnya.
"Kami selalu berupaya secepatnya agar sistem kelistrikan di Tembilahan semakin baik," katanya.
Direncanakan akan ada perbaikan jaringan kembali setelah lebaran usai.
"Semoga setelah perbaikan-perbaikan yang akan lakukan, dapat membuat sistem kelistrikan semakin baik," tutupnya
.(ded)
Berita Lainnya
Indragiri Hilir Raih Kategori Kabupaten Terbaik se-Riau pada KI Award 2021
Kemeriahan Milad ke 10 Unisi, Simak Agenda-agendanya
Pendidikan Karakter Sebagai Upaya Memperkokoh Jatidiri Bangsa
Dandim 0314 dan Kajari Inhil Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat Jawa
Pjs Bupati Inhil Pantau Pasokan Gas LPG Dan Tinjau Stabilitas Harga Sembako
PWI dan SKK Migas Sosialisasi LKTJ Migas dan Anugerah Jurnalistik Adinegoro
Bupati Inhil Nahkodai HKTI Provinsi Riau Periode 2021-2026
Sebanyak 68 OPD Pemkab Inhil Terima Penghargaan Bupati Wardan
Perdana, Pj Bupati Inhil Pimpin Rapat Koordinasi Bersama Jajaran
Festival Teater Islam Dunia Ditutup, Tahun 2021 di Malaysia
Sukses Tingkatkan Mutu Kesehatan, PT RSUP Terima Penghargaan Mitra Bhakti 2021
Masih Terkendala Teknis, Pemkab Inhil Belum Bisa gunakan Gedung Unisi