Trending
›
Jelang Idulfitri, Stok Bapokting di Pasar Sungai Guntung Dipastikan Aman
Dibaca : 206 Kali
Puluhan Guru Bantu Daerah Datangi DPRD Inhil, Minta Perpanjangan SK
Dibaca : 757 Kali
Teror Ninja Sawit kembali memuncak, satpam PT SLS nyaris tertembak
Dibaca : 273 Kali
Pjs Bupati Inhil Diwakili Asisten 1 Terima Sertifikat Eliminasi Malaria dari Menteri Kesehatan
Tembilahan (ARC), - Dinilai bebas dari penyakit malaria di Kabupaten Inhil , Pjs Bupati Inhil menerima sertifikat eliminasi malaria dari Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek, Minggu (29/4/2018).
Sertifikat itu diserahkan Menkes kepada sejumlah kepala daerah pada saat peringatan Hari Malaria Sedunia & Pekan Imunisasi Dunia Di Gedung Shohibul Barokah,Kecamatan Kaduhejo Pedeglang-Banten.
Usai acara, Pjs Bupati Inhil yang diwakili Asisten I Drs. Darussalam,MM mengaku senang dan bangga, karena prestasi yang diterima ini adalah bentuk kepedulian masyarakat Inhil dalam mengantisipasi penyakit malaria.
Asisten Drs. Darussalam,MM juga dalam hal ini berkesempatan hadir mengikuti acara peringatan hari malaria sedunia ini sekaligus menerima sertifikat eliminasi malaria dari ibu menteri kesehatan Prof Dr dr Nila Farid Moeloek  Sp M. Sertifikat Eliminasi ini kita dapati dikarenakan Daerah Kabupaten Inhil Bebas dari penyakit malaria
“Alhamddulilah, sertifikat ini milik masyarakat yang begitu peduli dengan kesehatan lingkungan, sehingga Kabupaten Inhil bebas dari penyakit malaria,†kata Asisten
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Inhil Zainal Arifin,  SKM, M. Kes Mengatakan eliminasi malaria merupakan program pemerintah pusat, dimana Indonesia bebas malaria tahun 2020 mendatang.
Selama ini, lanjut Zainal Arifin, Kabupaten Inhil selalu rutin melakukan pendataan terhadap warga yang menderita penyakit malaria.
“Apabila ditemukan warga yang positif terjangkit penyakit malaria, langsung kita obati sampai sembuh. Semua obat dan laboratorium sudah kita siapkan di Puskesmas yang ada di Inhil,†ujarnya.
Ternyata, upaya yang rutin dilakukan selama ini mampu mengantisipasi menyebarnya penyakit malaria di Inhil.
Harapan kita masyarakat bersama tenaga kesehatan tetap berkoordinasi dalam upaya pencegahan timbulnya lagi penyakit malaria, serta menjaga lingkungan tetap bersih
“Kemudian, kita mengusulkan 2017 ke Kemenkes agar Inhil dinilai.
Sekitar bulan Februari 2018 lalu, tim dari Kemenkes datang ke Inhil, hasilnya memang Inhil bebas dari malaria,†jelas Zainal Arifin.(adv/ded)

Berita Lainnya
4 Organisasi Gabungan Wanita di Gaung Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 Hijriah
Operasi Ketupat Lancang Kuning 2022 Berakhir. Dirlantas Riau Kombes Firman : Laka Lantas Menurun, Situasi Kondusif
Gandeng BNN dan Polda, Unilak Sosialiasi Bahaya Narkoba
Malam Pergantian Tahun 2018/2019, Bupati Inhil Ajak Masyarakat Introspeksi Diri
TRC Damkar Inhil Evakuasi Ular Sanca Batik Sepanjang 5 Meter
IKSM Pemersatu Warga Sungai Mandau Lismar Terpilih Aklamasi
Rohani diperkirakan Meninggal Sejak dinyatakan Hilang
Sekda Inhil: Perjuangan Kartini Patut Dijadikan Motivasi
Kunjungan Kerja ke Inhil, Kapolda Irjen Iqbal Tekankan Pentingnya Kinerja dan Akhlak serta Sinergi Dengan Semua Pihak
Bupati Inhil Minta BAZNas Tanggung Biaya Pengobatan Korban Lilitan AS Pompong
4 Organisasi Gabungan Wanita di Gaung Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 Hijriah
Bupati Inhil Melayat H Muslimin Mabbate Di RSUD Puri Husada Tembilahan