Trending
›
Korban Nyawa Diladang Migas PT. PHR Bertambah Menjadi 13 Orang
Dibaca : 232 Kali
PSI Inhil Hadiri Rapat Koordinasi Bersama DPW Riau
Dibaca : 225 Kali
DPP Golkar Tetapkan Musda XI Golkar Riau Digelar 8 November di Pekanbaru
Dibaca : 227 Kali
Dari Desa Terpencil Teluk Kiambang, Anak Guru Madrasah Raih Gelar Profesor
Dibaca : 1503 Kali
Pjs Bupati Inhil Diwakili Asisten 1 Terima Sertifikat Eliminasi Malaria dari Menteri Kesehatan
Tembilahan (ARC), - Dinilai bebas dari penyakit malaria di Kabupaten Inhil , Pjs Bupati Inhil menerima sertifikat eliminasi malaria dari Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek, Minggu (29/4/2018).
Sertifikat itu diserahkan Menkes kepada sejumlah kepala daerah pada saat peringatan Hari Malaria Sedunia & Pekan Imunisasi Dunia Di Gedung Shohibul Barokah,Kecamatan Kaduhejo Pedeglang-Banten.
Usai acara, Pjs Bupati Inhil yang diwakili Asisten I Drs. Darussalam,MM mengaku senang dan bangga, karena prestasi yang diterima ini adalah bentuk kepedulian masyarakat Inhil dalam mengantisipasi penyakit malaria.
Asisten Drs. Darussalam,MM juga dalam hal ini berkesempatan hadir mengikuti acara peringatan hari malaria sedunia ini sekaligus menerima sertifikat eliminasi malaria dari ibu menteri kesehatan Prof Dr dr Nila Farid Moeloek  Sp M. Sertifikat Eliminasi ini kita dapati dikarenakan Daerah Kabupaten Inhil Bebas dari penyakit malaria
“Alhamddulilah, sertifikat ini milik masyarakat yang begitu peduli dengan kesehatan lingkungan, sehingga Kabupaten Inhil bebas dari penyakit malaria,†kata Asisten
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Inhil Zainal Arifin,  SKM, M. Kes Mengatakan eliminasi malaria merupakan program pemerintah pusat, dimana Indonesia bebas malaria tahun 2020 mendatang.
Selama ini, lanjut Zainal Arifin, Kabupaten Inhil selalu rutin melakukan pendataan terhadap warga yang menderita penyakit malaria.
“Apabila ditemukan warga yang positif terjangkit penyakit malaria, langsung kita obati sampai sembuh. Semua obat dan laboratorium sudah kita siapkan di Puskesmas yang ada di Inhil,†ujarnya.
Ternyata, upaya yang rutin dilakukan selama ini mampu mengantisipasi menyebarnya penyakit malaria di Inhil.
Harapan kita masyarakat bersama tenaga kesehatan tetap berkoordinasi dalam upaya pencegahan timbulnya lagi penyakit malaria, serta menjaga lingkungan tetap bersih
“Kemudian, kita mengusulkan 2017 ke Kemenkes agar Inhil dinilai.
Sekitar bulan Februari 2018 lalu, tim dari Kemenkes datang ke Inhil, hasilnya memang Inhil bebas dari malaria,†jelas Zainal Arifin.(adv/ded)

Berita Lainnya
24 Januari, Prodi Sistem Informasi Unisi Agendakan Seminar Software dan Workshop E-Learning
Pj Bupati Inhil Lantik Pj Kades Simpang Tiga Daratan Kecamatan Enok dan Remikan Keanggotaan BPD
Tausiyah Oleh UAS, Bupati Inhil Mengaku Takjub Melihat Lautan Manusia
Puluhan Ribu Masyarakat Padati Tausiah UAS di Inhil
KARA Sambu Group Kembali Sukses Raih Best Brand Award 2021
PLN : Mati Listrik Terjadi Karena Adanya Running Test PLTU Parit 21 dan Gangguan Eksternal
Pjs Bupati Inhil Hadiri Peresmian Mesjid Besar Al-Falah Sungai Guntung
Kacau! Buka Hingga Subuh, Karaoke GR Tembilahan Diduga Tak Patuhi Perda Inhil
Bupati Inhil Pimpin Rapat Rakor PKH Tahap I
Bulan Suci Ramadhan, IPMPK Pekanbaru Akan Melakukan Pelantikan
Polres Inhil Sita Ratusan Unit Hp, Kamera, serta Laptop Ilegal Dari Batam.
Diterima Dandim 0314 Inhil, Sambu Group Hibahkan Renovasi Kantor Koramil 06/Kateman