Mispa Kartini Modern, Rela Tembus Pegunungan Demi Literasi Keuangan
Start Sempurna, Futsal Inhil Libas Dumai Tanpa Ampun 5-0
Dari Inhil untuk Juara, Kontingen Futsal Dilepas ke Gubernur Cup 2026
Muscab PPP Inhil 2026 Siap Digelar, Ahmad Fuad di Tunjuk Jadi Plt Ketua
Prima Nasarudin: Upaya Sosialisasi PIN Polio 2024 Dihadang oleh Ancaman Politik
AYORIAU.CO, PELALAWAN - Prima Nasarudin, istri Wakil Bupati Pelalawan, kembali mengalami ketidakadilan akibat kekuatan politik yang dianggap berseberangan dengan dirinya. Dalam upayanya untuk mensukseskan Program Imunisasi Nasional (PIN) Polio 2024, ia berencana turun langsung ke sejumlah Pos Yandu di Kabupaten Pelalawan untuk memberikan sosialisasi. Namun, ia mengaku dipersulit oleh sejumlah petugas kesehatan dan anggota Pos Yandu yang takut kehilangan pekerjaan mereka.
Prima Nasarudin menyampaikan kepada media pada Kamis (25/7/24), bahwa beberapa petugas Yandu dan anggota timnya tidak memberinya akses untuk berkunjung. Mereka mengaku takut diancam oleh pihak-pihak berkuasa yang memiliki pandangan politik berbeda.
"Ada beberapa anggota kita dan juga petugas Yandu yang mengaku takut dengan kunjungan saya. Padahal, tujuan saya adalah untuk mensukseskan program nasional terkait PIN Polio 2024," ungkapnya.
Lebih menyedihkan lagi, menurut data statistik, Kabupaten Pelalawan berada pada posisi keempat terbawah dalam hal persentase PIN Polio di Provinsi Riau. Hal ini menambah kekhawatiran akan rendahnya cakupan imunisasi di daerah tersebut.
"Saya sungguh tak habis pikir, bagaimana mungkin sebagai istri Wakil Bupati yang juga menjabat sebagai Ketua PPNI, saya tidak diterima untuk mengunjungi Posyandu guna melihat pelaksanaan PIN Polio," ujar Prima dengan nada kecewa.
Menurutnya, masalah politik seharusnya tidak merusak program nasional, terutama yang menyangkut kesehatan masyarakat. Ia berharap masyarakat dapat lebih dewasa dalam berpolitik dan tidak menjadikan perbedaan pandangan politik sebagai alasan untuk menghambat program penting seperti PIN Polio.
"Apakah tidak kasihan kita, dengan persentase imunisasi yang sudah rendah, ketika ada yang ingin mendukung program nasional malah dipersulit," tambahnya dengan nada kesal.
Prima Nasarudin mengharapkan agar semua pihak dapat mendukung program imunisasi nasional ini, tanpa terkecuali, demi kesehatan generasi mendatang. ***

Berita Lainnya
PLN Icon Plus Sumbagteng Rapikan Aset Jaringan FO di Jalan Lintas Timur Jambi-Riau
PT Bumipalma Lestaripersada Gelar Apel Siaga Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla
Diketuai Ferryandi, PBSI Inhil Raih Juara Umum di Porprov Riau 2022
Sambut Mahasiswa Baru, Stikes Husada Gemilang Laksanakan Moka
Aksi Massa dan Provokator Warnai Pengadaan Lahan PLTP Ulumbu, Pemda Manggarai Tetap Gunakan Pendekatan Humanis
Hangatnya Ramadan, Perempuan Bangsa Kepri Berbagi Santunan untuk Anak Yatim
Dapat Perahu dari Kapolsek, Warga Desa Sialang Panjang ini Tak Lagi Berenang Ketika Sebrangi Sungai
PWI Inhil Berikan Penghargaan kepada PersonelPolres Inhil
Rapat Anev Karhutla, Kapolres Uraikan Berbagai Hambatan di Lapangan
Green Policing Digencarkan, Ilegal Logging di Suaka Margasatwa Kerumutan Diduga Dibiarkan
FERMADANI Bersepakat Ikuti Aturan Pilkada Inhil
Gelombang Dukungan Mengalir: Warga Tembilahan Sumbangkan Ruko untuk Posko Pemenangan FERMADANI dan BERMARWAH