Mispa Kartini Modern, Rela Tembus Pegunungan Demi Literasi Keuangan
Start Sempurna, Futsal Inhil Libas Dumai Tanpa Ampun 5-0
Dari Inhil untuk Juara, Kontingen Futsal Dilepas ke Gubernur Cup 2026
Muscab PPP Inhil 2026 Siap Digelar, Ahmad Fuad di Tunjuk Jadi Plt Ketua
Respon Bupati Inhil terhadap Naik Turunnya Harga Kelapa
AYORIAU.CO, INHIL - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus berkomitmen untuk memperbaiki kondisi perekonomian masyarakat, khususnya yang bergantung pada sektor pertanian kelapa rakyat. Bupati Indragiri Hilir, H. Herman, pada Jumat (16/5/2025), menyampaikan sejumlah langkah strategis yang tengah diupayakan pemerintah daerah dalam merespon fluktuasi harga kelapa yang belakangan ini dikeluhkan oleh masyarakat.
Dalam keterangannya, Bupati Herman menekankan bahwa persoalan perkelapaan merupakan isu kompleks yang memerlukan penanganan menyeluruh, konsisten, dan berkelanjutan. Menurutnya, hasil dari perbaikan yang dilakukan saat ini mungkin belum sepenuhnya dirasakan oleh generasi sekarang. Namun, ia berharap upaya tersebut akan menjadi fondasi kuat bagi kesejahteraan anak cucu di masa mendatang.
Berbagai Upaya yang Sedang Dilakukan Pemerintah Daerah:
1. Mengusulkan Pembukaan Ekspor Kelapa
Pemkab Inhil mendorong Kementerian terkait agar tidak memberlakukan moratorium ekspor kelapa. Dengan dibukanya kembali kran ekspor ke pasar luar negeri secara luas, diharapkan permintaan terhadap kelapa rakyat meningkat dan harga pun lebih stabil.
2. Mendorong Regulasi Harga Minimal
Pemerintah daerah juga mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk segera menyusun regulasi terkait harga minimal kelapa, sebagaimana telah diterapkan pada komoditas kelapa sawit. Langkah ini dimaksudkan untuk melindungi petani dari fluktuasi harga yang merugikan.
3. Meningkatkan Akses Transportasi dan Pelabuhan Alternatif
Upaya peningkatan konektivitas perdagangan antar daerah terus dilakukan, termasuk pengembangan jalur kapal Ro-Ro yang dapat menjadi alternatif pelabuhan dagang. Ini bertujuan memperlancar distribusi hasil pertanian dan memperluas jangkauan pasar.
4. Normalisasi Parit dan Penguatan Infrastruktur
Sekitar 80.000 hektare kebun kelapa milik masyarakat di Inhil saat ini terendam air. Pemerintah daerah memprioritaskan program normalisasi parit, penguatan tanggul, serta perbaikan infrastruktur penunjang lainnya agar mobilitas dan produktivitas ekonomi masyarakat bisa meningkat.
Bupati Herman juga menyampaikan harapannya agar masyarakat tetap bersabar dan memahami bahwa proses perbaikan ini membutuhkan waktu dan kerja sama semua pihak. Ia mengajak masyarakat untuk terus mendoakan agar setiap upaya yang dilakukan pemerintah daerah dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Mohon doa dan dukungan masyarakat sebagai penguat bagi kami dalam bekerja dan mengabdi," tutupnya. (Adv)

Berita Lainnya
Dinkes Inhil Sebut Komunikasi, Informasi Serta Edukasi Jadi Penunjang Pelayanan Kesehatan
Wabup Inhil Buka MTQ Ke-XV Kecamatan Pulau Burung, Tegaskan Dukungan Pembinaan Qori dan Hafidz Lokal
Bupati Inhil HM Wardan Resmikan Kantor Desa Tanjung Raja Kateman
Bupati Inhil HM WARDAN Lepas Sepuluh Ribu Peserta Pawai Takbir Pada Malam Takbir Idul Adha 1444 Hijriyah Tahun 2023
Dinkes Inhil: Pentingnya Pengetahuan dan Penanganan Dini Terhadap Gangguan Kesehatan Mental
Bupati Inhil HM WARDAN Buka MTQ Ke-27 Tingkat Kecamatan Tanah Merah Tahun 2023
Dikukuhkan Gubri, Bupati HM Wardan Pinta KKIH Pelihara Budaya Adat Melayu Riau
Ketua DPRD Inhil Hadiri Pembukaan Turnamen Sepakbola Bima Sakti Cup 2024
Identitas Pasien Covid Bertebaran di Medsos, Praktisi Ini Ingatkan Ancaman Pidananya
Perkembangan Penanganan Stunting di Desa Simpang Kateman, Kasus Menurun di Tahun 2024
UPT Puskesmas Sungai Piring Berikan Edukasi Sistem UHC ke Masyarakat
Dinkes Inhil Terus Upayakan Tekan Angka Stunting