Universitas Muhammadiyah Surakarta dan Pemkab Wonogiri Teken MoU Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
AYORIAU.CO - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan Pemerintah Kabupaten Wonogiri resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan penandatanganan berlangsung di Ruang Sidang Badan Pembina Harian (BPH) Lantai 6, Gedung Induk Siti Walidah Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Wonogiri. Dari pihak UMS, hadir Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., bersama sejumlah pimpinan universitas.
Dalam kesempatan ini turut hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten Wonogiri, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Wonogiri, Kepala Bappeda, Kepala BPKD, Direktur RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso, serta Kabag Hukum dan Kabag Pemerintahan Setda Kabupaten Wonogiri.
Dari unsur persyarikatan Muhammadiyah, hadir jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Wonogiri, antara lain Drs. KH. Kusman Thoha, M.Pd. Heri Prayitno, S.Pd. Giyarto, S.E., M.M. Bayu Mukti Abdullah, S.Pd., M.Pd. Normaningsih Fitriani, S.Pd., M.Pd. Drs. KH. Nur Wahid, M.Pd. Heriwanto, S.Pd.I., M.P.I. Dra. Hj. Yuliatun, M.Pd. dan H. Asfari, S.Ag.
Dalam sambutannya, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menyampaikan apresiasi atas komitmen UMS yang konsisten menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah.
“Kami menyambut baik kerja sama ini sebagai upaya membangun sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintahan. Harapan kami, kolaborasi dengan UMS dapat mendorong peningkatan kualitas SDM, inovasi kebijakan publik, serta pemberdayaan masyarakat di Wonogiri,” ujar Bupati Setyo Sukarno.
Sementara itu, Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum. menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen UMS untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui riset, inovasi, dan pengabdian berbasis nilai-nilai Islam berkemajuan.
“MoU ini bukan sekadar formalitas, tetapi wujud sinergi nyata untuk membangun daerah. Melalui kerja sama dengan Pemkab Wonogiri dan dukungan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah, kami ingin memastikan hasil riset dan pengabdian UMS dapat langsung dirasakan oleh masyarakat,” ungkap Prof. Harun.
Penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi pintu pembuka bagi berbagai program kolaboratif, seperti penguatan kapasitas ASN, riset kebijakan daerah, pendampingan UMKM, serta pemberdayaan masyarakat berbasis inovasi dan teknologi.
Dengan kerja sama ini, UMS dan Pemkab Wonogiri berkomitmen memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan pendidikan, kesejahteraan, dan pembangunan berkelanjutan.

Berita Lainnya
PLN Icon Plus Sumbagteng Temu Ramah dengan Pelanggan Setia Iconnet di Padang
Gubri Riau Tegaskan Pendidikan Bukan Hanya Soal Transfer Ilmu
Khitanan Massal di Pulau Burung, Ferryandi: Hantarkan Anak Kita Hingga Pendidikan Tingggi
PLN Icon Plus Sumbagteng Siapkan Solusi TPS Terisolir Jaringan Internet Pemilu 2024
Siswi SDN 001 Tembilahan Wakili Inhil di ASEAN Fashion Festival 2025
Jumat Curhat, Polsek KSKP Inhil Lakukan Komunikasi Dua Arah Bersama Buruh Pelabuhan Pelindo
Sempena Hut ke-77 TNI, Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Pacu Sampan
Polsek Tembilahan Hulu Berbagi Takjil Dalam Ops Tertib Ramadhan Lancang Kuning 2025
Polda Riau Gelar Sertijab 4 Kapolres
Kadin Inhil Lakukan Rapat Awal Persiapan Mukab
Bebas. Hakim Tunggal Kabulkan Permohonan Praperadilan IMA
Anggota DPR RI H Mafirion Silaturahmi dan Serap Aspirasi Warga Pulau Kijang