Bupati Herman Pastikan TPS Siap Sebelum Pembangunan Pasar Induk Tembilahan


AYORIAU.CO, INHIL - Bupati Indragiri Hilir, H. Herman, menegaskan komitmennya untuk memastikan kesiapan lokasi Tempat Penampungan Sementara (TPS) bagi ratusan pedagang Pasar Yos Sudarso sebagai langkah awal pembangunan Pasar Induk Tembilahan tahun 2026.

Penegasan ini disampaikan menyusul rencana revitalisasi total pasar yang selama ini dinilai sudah tidak layak, baik dari sisi bangunan maupun kenyamanan aktivitas perdagangan.

“Mari kita bersama-sama menyukseskan peningkatan ekonomi masyarakat Indragiri Hilir yang merata, inklusif, dan berkelanjutan. Salah satunya melalui pembangunan pasar induk di Jalan Yos Sudarso Tembilahan tahun 2026 ini,” disampaikan Bupati Herman.

Ia juga menekankan agar seluruh perangkat daerah terkait bergerak cepat memastikan kesiapan TPS sebelum proyek fisik dimulai.

“Kita pastikan melalui dinas terkait, TPS sudah siap sebelum pekerjaan pembangunan dilaksanakan,” tambahnya.

Langkah cepat langsung ditindaklanjuti Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagin). Saat ini, proses administrasi penetapan lokasi TPS tengah dirampungkan sebagai dasar relokasi pedagang.

Kepala Diskopdagin Inhil, Dr. Trio Beni, mengungkapkan bahwa pihaknya menargetkan Surat Keputusan (SK) Bupati terkait lokasi TPS sudah tuntas pada awal April 2026.

“Kita sedang mempersiapkan administrasinya. Insyaallah awal April SK penetapan lokasi TPS sudah selesai. Setelah itu, langsung kita lanjutkan pembangunan sarana dan prasarana pendukung,” ujarnya, Sabtu (28/3/2026).

Ia menyebutkan, sekitar 600 pedagang akan direlokasi secara bertahap dengan sistem zonasi berdasarkan jenis dagangan, guna menjaga keteraturan dan kenyamanan selama masa transisi.
Menurut Trio, percepatan relokasi menjadi faktor krusial agar proyek pembangunan tidak terhambat di lapangan.

“Kondisi pasar saat ini sudah jauh dari kata layak. Dengan pembangunan pasar baru yang lebih representatif, kita harapkan aktivitas perdagangan lebih lancar, pengunjung nyaman, dan wajah Kota Tembilahan menjadi lebih bersih serta tertata,” jelasnya.

Di sisi lain, Dinas PUPRPKP memastikan tahapan pembangunan fisik terus berjalan sesuai jadwal. Kepala Dinas PUPRPKP Inhil, Yusnaldi, menyampaikan bahwa saat ini proyek masih berada pada tahap perencanaan desain.

“Perencanaan masih di tahap desain. Kita targetkan selambatnya Mei 2026 seluruh proses, termasuk lelang dengan pagu anggaran Rp20,9 miliar, sudah selesai,” terangnya.

Ia optimistis, jika tahapan berjalan sesuai rencana, pembangunan fisik Pasar Tembilahan dapat mulai dilaksanakan pada Juni 2026.

Dengan sinergi lintas OPD dan percepatan di semua lini, pembangunan Pasar Induk Tembilahan diharapkan tidak hanya menjadi proyek infrastruktur semata, tetapi juga menjadi tonggak kebangkitan sektor perdagangan daerah serta penggerak utama ekonomi masyarakat Indragiri Hilir ke depan.


[Ikuti Ayoriau.co Melalui Sosial Media]



Tulis Komentar