Dilantik Langsung Oleh Ketua Umum, H. Abdullah Mandu Resmi Nahkodai APPMBGI Inhil
AYORIAU.CO, JAKARTA - Bertempat di Kantor Pusat Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) di Jakarta, sebuah amanah besar disematkan. Dr. Ir. Abdul Rivai Ras, M.M., M.S.i, IPU., ASEAN Eng, Ketua Umum APPMBGI, menunjuk dan melantik H. Abdullah Mandu. Tugasnya bukan ringan, mengomandoi dan membentuk APPMBGI Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Sabtu (26/4/2026).
Inilah babak baru Program Makan Bergizi Gratis di Inhil. Bukan lagi sekadar wacana, tapi masuk fase kelembagaan. Sebab urusan perut anak bangsa tak boleh dikelola setengah hati. Ia butuh rumah, butuh sistem, butuh cinta yang terorganisir.
Di sela pelantikan APPMBGI se-Indonesia itu, H. Abdullah Mandu menatap jauh ke Inhil.
“Kepengurusan Kabupaten Inhil akan segera dirampungkan dengan menghimpun seluruh dapur se-Inhil dan ini sebagai langkah strategis mendukung pelaksanaan program nasional tersebut,” tuturnya.
Ada getar harapan di sana. Tentang dapur-dapur kecil yang sebentar lagi jadi benteng gizi negeri.
“Kehadiran APPMBGI di Inhil akan menjadi wadah koordinasi dan komunikasi bagi para pelaku usaha kuliner serta pengelola dapur yang terlibat dalam program MBG,” ungkapnya. Agar tak ada dapur yang berjalan sendiri. Agar semua satu irama: menyajikan yang terbaik untuk anak Inhil.
Skala MBG terlalu besar untuk dikelola serampangan. Ia menyangkut nyawa, masa depan, dan martabat. Karena itu disiplin jadi napasnya.
“Kami ingin memastikan setiap dapur menjalankan operasional sesuai standar kesehatan dan keselamatan publik, dan kami juga nanti akan melakukan silaturahmi dan koordinasi bersama Forkopimda Inhil agar program strategis nasional ini dapat berjalan dengan sebagaimana mestinya,” jelas H. Abdullah Mandu.
Tapi APPMBGI tak hanya bicara panci dan sendok. Ia bicara ekonomi kerakyatan. Tentang UMKM pangan yang naik kelas. Tentang ibu-ibu yang dapat kerja. Tentang petani yang hasil buminya terserap, peternak yang ayamnya dibeli, nelayan yang ikannya tak lagi menumpuk di pasar. Dari dapur MBG, ekonomi Inhil harus berputar.
Secara konseptual, ini bukan proyek. Ini investasi. Investasi pada otak, pada tulang, pada masa depan. Sebab konstitusi berpesan: mencerdaskan kehidupan bangsa. Dan tak ada kecerdasan yang lahir dari perut lapar. Tak ada Indonesia Emas tanpa anak yang bergizi.
Maka H. Abdullah Mandu berdiri sebagai penjaga. “APPMBGI akan berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam memastikan implementasi MBG berjalan efektif dan akuntabel. Kami berkomitmen menjadi mitra kritis dan konstruktif agar setiap anggaran negara yang dialokasikan benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan dan kecerdasan generasi muda,” tegasnya.
APPMBGI Inhil harus jadi penjuru. Terstandar, transparan, berdampak nyata. Biarlah tiap rupiah negara jadi kalori yang menguatkan. Biarlah tiap butir nasi jadi pondasi Indonesia 2045. Sebab bangsa yang besar adalah bangsa yang memuliakan anak-anaknya.
Dari Jakarta mandat itu turun. Di Inhil, harapan itu tumbuh. Dari satu pelantikan, lahir ribuan piring. Dari ribuan piring, lahir satu keyakinan: tak boleh ada lagi anak Inhil yang belajar menahan lapar. Karena di dapur APPMBGI, Indonesia sedang dimasak dengan cinta. (*)

Berita Lainnya
Dipimpin Kapolsek Enok, Petugas Himbau Petani Tidak Membakar Hutan dan Lahan
Wajib Tahu, Ada Hal Yang Tidak Bisa Dijamin BPJS Kesehatan
Sambut Wakapolda Baru, Irjen Moh Iqbal : Track Recordnya Adalah Seorang Pekerja Keras dan Leadershipnya Baik
Kapolres Inhil Lakukan Pengawasan Pos Pengamanan Tertib Ramadhan
PT GIN Sosialisasikan Pencegahan dan Penanggulangan Karlahutbun di Gaung Mandah dan Pelangiran
Sampaikan Pesan Kamtibmas, Kapolsek Sungai Batang Silaturrahmi dengan Lurah Benteng
Pj Bupati Erisman Yahya Ajak Pengurus IKKS Bangun Inhil Lebih Maju
Aksi PLN Icon Plus Mencegah Pemanasan Global dengan Menanam 1.000 Pohon
Deputi Bidang Sistem Nasional Wantannas RI Terkesan Kemajuan Fakultas Kedokteran Univrab
FKDM Kabupaten Indragiri Terima Penghargaan Peran Aktif Mendukung Program Kewaspadaan Dini di Provinsi Riau
Kompolnas Apresiasi Berbagai Inovasi Polrestabes Semarang dan Polresta Surakarta
Jaga Kualitas dan Keandalan Jaringan, Ini yang dilakukan PLN Icon Plus dan PLN UID Sumbar