Dinkes Inhil Jelaskan 5 Dampak Utama dari Stunting
AYORIAU.CO, INHIL - Stunting adalah kondisi terhambatnya pertumbuhan fisik dan perkembangan otak pada anak akibat kekurangan gizi kronis, yang sering kali terjadi pada 1.000 hari pertama kehidupan, yaitu mulai dari masa kehamilan hingga usia dua tahun. Rabu (21/8/24).
Dengan itu Dinas Kesehatan kabupaten Indragiri hilir provinsi Riau yang disampaikan oleh kasi Maria mengatakan kami terus memberikan informasi kepada masyarakat terkait Dampak stunting pada balita dan bayi sangat serius.
Berikut adalah lima dampak utama dari stunting:
Perlambatan Pertumbuhan Pada Anak
Fisik: Anak yang mengalami stunting cenderung memiliki tinggi badan yang lebih pendek dari anak-anak sebaya mereka yang tidak mengalami stunting.
Penurunan Kekebalan Pada Anak
Otak: Stunting dapat menghambat perkembangan otak anak, yang berpotensi mengurangi kemampuan kognitif dan prestasi belajar di kemudian hari
Penurunan Kecerdasan Pada Anak
Anak yang stunting memiliki risiko lebih tinggi mengalami penurunan kecerdasan, yang dapat mempengaruhi kemampuan belajar dan interaksi sosial mereka.
Resiko Penyakit Metabolik di Masa Dewasa
Dewasa: Stunting pada masa anak-anak berhubungan dengan peningkatan risiko terkena penyakit metabolik seperti diabetes dan penyakit jantung ketika mereka dewasa.
Penurunan Kekebalan Pada Anak
Tubuh: Anak yang mengalami stunting rentan terhadap infeksi dan penyakit lainnya karena sistem kekebalan tubuh mereka tidak berkembang dengan optimal.Pencegahan stunting perlu dilakukan sejak dini melalui pemberian nutrisi yang cukup sejak kehamilan hingga dua tahun pertama kehidupan anak. Dukungan dan peran aktif dari keluarga, masyarakat, serta pemerintah dalam meningkatkan pemahaman dan akses terhadap gizi yang baik sangat penting untuk mengurangi angka stunting di Indonesia. (Adv)

Berita Lainnya
Bersama Unsur Forkopimda Bupati HM WardanIkuti Peringatan Detik- Detik Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-77
DPRD Inhil Gelar Rapat Paripurna Bahas Pandangan Fraksi terhadap Rancangan APBD 2025
Didampingi Kadiskes, Pj Bupati Erisman Yahya Sidak Puskesmas
Prevalensi Stunting Tahun 2024 di Kecamatan Sungai Batang Alami Peningkatan
Bupati Inhil Imbau Masyarakat Waspada Kebakaran Lahan dan Hutan
DPRD Inhil Gelar Rapat Paripurna ke-18 Masa Persidangan II Tahun 2024
Dinkes Inhil Paparkan 6 Langkah Cuci Tangan Pakai Sabun dan 5 Waktu CTPS
Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-60 Digelar di Desa Kuala Selat-Kateman
UPT Puskesmas Simpang Gaung Lakukan Penyuluhan Gejala dan Pencegahan Penyakit Malaria
Bupati Inhil Hadiri Rapat Paripurna DPRD Terkait Perubahan APBD 2025
Kasus Stunting Tahun 2022-2024 di Desa Catur Karya Pelangiran Alami Fluktuasi
Bupati Inhil HM WARDAN Buka Bimtek Peningkatan Kapasitas KPM Dalam Konvergensi Penanganan Stunting