Dinkes Inhil: Tuberkulosis Masih Menjadi Masalah Kesehatan Serius
AYORIAU.CO - Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Dinkes Inhil) mengungkapkan bahwa penyakit tuberkulosis (TBC) masih menjadi salah satu masalah kesehatan serius di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Inhil, Rahmi Indrasuri SKM MKL., menegaskan pentingnya upaya bersama untuk menekan angka kasus TBC yang terus ditemukan di berbagai kecamatan.
“TBC adalah penyakit menular yang sangat berbahaya jika tidak ditangani dengan baik. Oleh karena itu, kami terus mendorong deteksi dini dan pengobatan yang teratur bagi penderita,” ujarnya.
Dinkes Inhil mencatat bahwa sejumlah pasien masih terlambat didiagnosis akibat kurangnya kesadaran masyarakat terhadap gejala TBC. “Gejala seperti batuk yang berlangsung lebih dari dua minggu, demam ringan, keringat malam, dan penurunan berat badan sering dianggap remeh,” jelasnya.
Untuk mengatasi hal tersebut, Dinas Kesehatan telah meningkatkan layanan pemeriksaan gratis di puskesmas-puskesmas. Selain itu, kampanye kesadaran melalui penyuluhan aktif dilakukan di daerah dengan angka kasus TBC tinggi.

Berita Lainnya
Sikapi KLB Malaria, Dinkes Inhil Turut Hadiri Rapat Penanganan Lintas Sektor
Bupati Inhil HM WARDAN Lepas Sepuluh Ribu Peserta Pawai Takbir Pada Malam Takbir Idul Adha 1444 Hijriyah Tahun 2023
Pj Bupati Indragiri Hilir Tanggapi Pandangan Fraksi DPRD dalam Rapat Paripurna APBD 2025
Dinkes Inhil Paparkan Tips Mengontrol Hipertensi
Dinkes Inhil Serukan Pelayanan Kesehatan Bagi Ibu Hamil
Wabup Inhil Buka MTQ Ke-XV Kecamatan Pulau Burung, Tegaskan Dukungan Pembinaan Qori dan Hafidz Lokal
Dorong Swasembada Pangan, Wabup Inhil Yuliantini Hadiri Penanaman Padi Serentak di Tempuling
Dinkes Inhil Jelaskan Pentingnya Layanan Kesehatan pada Anak
Dinkes Inhil Taja Pertemuan Strategis Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat
UPT Puskesmas Tembilahan Laksanakan Skrining Bagi UKK Pelabuhan
Bupati Inhil Nyatakan Inhil Siap Sukseskan Ketahanan Pangan 1000 Hektar
Pemkab Inhil Laksanakan Rapat Pleno TPKAD Kabupaten Inhil 2025