Mispa Kartini Modern, Rela Tembus Pegunungan Demi Literasi Keuangan
Start Sempurna, Futsal Inhil Libas Dumai Tanpa Ampun 5-0
Dari Inhil untuk Juara, Kontingen Futsal Dilepas ke Gubernur Cup 2026
Muscab PPP Inhil 2026 Siap Digelar, Ahmad Fuad di Tunjuk Jadi Plt Ketua
Diresmikan PJ Bupati Inhil, Fasilitas Produksi Biomassa PT BEST Mulai Beroperasi
TEMBILAHAN - Fasilitas produksi biomassa milik PT Bakti Energi Sejahtera (Best) yang dibangun di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau resmi beroperasi sejak Kamis, 11 Juli 2024.
Fasilitas produksi biomassa dengan kapasitas 40-50 ton perhari tersebut diresmikan oleh PJ Bupati Inhil yang diwakili oleh Kepala Dinas Perkebunan, Sutarna.
PT Best yang diwakili Komisaris Utama, Djoko Rahardjo Abumanan mengatakan 100 persen dari hasil produksi biomassa akan diperuntukan sebagai bahan bakar pengganti batu bara atau co firing di PLTU Tembilahan.
Djoko menambahkan pembangunan fasilitas produksi biomassa di Kota Tembilahan dengan pertimbangan Kabupaten Inhil memiliki kawasan perkebunan yang luas sehingga banyak kayu-kayu limbah hasil perkebunan yang dapat digunakan sebagai bahan baku biomassa.
“Maka dengan adanya fasilitas ini kayu-kayu limbah atau kayu sebetan atau kayu rencek tersebut bisa kita tingkatkan nilai ekonominya menjadi bahan baku biomassa yang memiliki nilai manfaat dan nilai ekonomi lebih tinggi,” ujar Djoko.
Djoko menegaskan pasokan bahan baku biomassa milik PT Best tidak menggunakan kayu-kayu hasil tebangan langsung hutan, sehingga kegiatan tersebut sama sekali tidak terkait dengan deforestasi atau penggundulan hutan.
Dengan beroperasinya fasilitas
produksi biomassa milik PT Best, lanjut Djoko akan memberikan dampak tumbuhnya lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Kabupaten Inhil.
“Semoga hadirnya kegiatan operasional fasiltas produksi biomassa di lokasi ini menjadi berkah bagi masyarakat di
Indragiri Hilir dan sekaligus menjadi bagian penting dalam mewujudkan
program nasional cofiring di PT PLN (Persero) khusunya di PLN Nusantara
Power Unit Pembangkit PLTU Tembilahan,” kata Djoko.
Sementara itu PJ Bupati Inhil Herman yang diwakili Kepala Dinas Perkebunan Sutarna mengatakan Pemerintah Daerah sangat menyambut baik hadirnya PT Best membangun fasilitas produksi biomassa di Tembilahan.
"Co-firing ini dilakukan tidak sekadar mengurangi emisi, akan tetapi juga dapat memberdayakan masyarakat dan membangun ekonomi kerakyatan. Untuk itu kami mengajak masyarakat terlibat aktif membuat bahan baku co-firing, mulai dari penanaman tanaman biomassa," ujar Sutarna.

Berita Lainnya
Dirgahayu Satpam ke 42, Kapolres Harapkan Satpam Optimal Laksanakan Harkamtibmas
Pj Gubernur Riau Serahkan Bantuan kepada Warga Terdampak Banjir di Inhil
Polemik Royalti Musik, Pemerintah Harus Pertemukan Musisi, Pelaku Usaha, dan LMKN
Sempena Hari Santri, SMSI Laksanakan Giat Sosial Bertajuk SMSI Goes To School
32 Perangkat Desa Ikuti Penguatan Kapasitas Pemdes dan Sosialisasi Penilaian Kinerja Desa
Kapolres Inhil dan Forkopimda Pasang Plang Larangan di Lahan Bekas Kebakaran di Kecamatan Kempas
Buaya Sepanjang 5,7 Meter yang Diamankan di Reteh Jalani Perawatan oleh Damkar Inhil
Polsek Kateman Ajak Warga Sukseskan Pemilu Tahun 2024
Anggota Polres Inhil Polda Riau Laksanakan Latihan Menembak
Jumat Curhat, Masyarakat Pinta Polsek Kempas Lakukan Pembuatan dan Pengurusan SIM Secara Kolektif
Dirugikan 15 Tahun, Kuasa Ahli Waris Almarhum Badawi Gugat KCP ke PN Tembilahan
Sinergi Ketua DPRD Inhil, PLN, dan Pemdes, Jaringan Listrik Segera Dibangun di Desa Sialang Panjang