Malang Tak Dapat Terhindar, Warga Pekanbaru Tewas Tertindih Excavator di Inhil.
AYORIAU.CO, INHIL - Malang tak dapat terhindar, seorang warga Pekanbaru harus merengang nyawa akibat tertindih alat berat jenis kobelko (Excavator) miliknya sendiri, di parit 20, Desa Pulau Kecil, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Jumat (27/05/22).
Korban yang bernama Sarjali (43) ini bahkan baru saja sampai kelokasi dan belum sempat untuk melakukan pekerjaannya.
Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan SIK, saat dikonfirmasi melalui Kapolsek Reteh AKP M. Rafi, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
"ya benar, korban bernama Sarjali (43). korban merupakan warga Pekanbaru," ujar AKP Rafi.
Dijelaskannya kronologi kejadian, bahwa Alat berat jenis kobelko (Excavator) ini sebenarnya belum sempat dioperasikan dan masih berada di atas ponton.
"korban saat itu baru tiba di lokasi untuk melakukan suatu pekerjaan, tiba-tiba kobelko (Excavator) miring karena air pasang hingga jatuh dan menghimpit korban," jelasnya.
Jasad korban berhasil dievakuasi berkat bantuan dari masyarakat setempat.
"langkah selanjutnya jasad korban akan kita dipulangkan kerumah duka untuk disemayamkan," tukasnya.***

Berita Lainnya
Dandim 0314 Silahturahmi ke Kantor Bupati Inhil
Perkemahan Remaja Pemuda Kempas dibuka Camat
Tinjau Kegiatan Padat Karya di Tembilahan Kota, Kadisnakertrans Riau Lepas Bibit Ikan Nila
Instruksi Presiden, Gubri Segera Buat Edaran Pakai Produk dalam Negeri
DINKES Inhil Terima 8.775 Dosis Vaksin Pfizer dari Kementerian Kesehatan Indonesia
Puluhan Ribu Masyarakat Padati Tausiah UAS di Inhil
Bupati Ikut Shalat Jenazah dan Pemakaman Tokoh Agama dan Pendidikan di Kecamatan Gaung Anak Serka
Rampung Diperbaiki, Kadis PUTR Inhil Himbau Masyarakat Tetap Waspada
Hal Berkesan Kampanye Dialogis, Bertemu dan Menyapa Langsung Lapisan Masyarakat
Turun ke Jalan, Pj Bupati Inhil Lakukan Aksi Bersih-bersih Saluran Got
Sukses Tingkatkan Mutu Kesehatan, PT RSUP Terima Penghargaan Mitra Bhakti 2021
Pjs.Bupati Inhil Berikan Motivasi Siswa SMAN 1 Tembilahan Kota