Ket : Mifprapul Musadikin
Tembilahan (ARC) - Putra asli daerah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Mifprapul Musadikin minta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil harus serius dalam menyikapi harga kelapa di Inhil.
Baginya, tahapan proses konsulidasi yang dilakukan Pemkab Inhil sampai hari ini belum terang dan belum dapat hasil yang signifikan terhadap perkebunan dan harga kelapa di Inhil.
"Berkaca dengan Festival Kelapa Internasional (FKI) kemarin yang masih belum membawa pengaruh apapun," sebut putra kelahiran Sungai Piring Kecamatan Batang Tuaka, Kamis 4 Januari 2018.
Dia menilai, Pemerintah Daerah harus serius mengawal harga kelapa yang sedang turun, dan belum ada tindakan untuk masuk dalam tahap perencanaan. "Bagaimana kelapa di Inhil bisa memiliki harga yang tinggi ? dan mengevaluasi kenapa harga kelapa bisa turun sangat rendah ?," tanya Musadikin merupakan Pengurus HMI Cabang Pekanbaru.
Dia menyarankan, dari dua tahapan tersebut kita akan tau kekurangan dan kelebihan kita sebagai Kabupaten Hamparan Kelapa Dunia, bagaimana Pemerintah bisa mendorong beberapa poin yang ada, diantaranya ;
1. Harga Mahal
2. Buah Banyak
3. Kebun Bagus, dan
4. Pemerintah harus punya bluprint perkebunan setiap Kecamatan, agar bisa menjadi acuan yang mana harus menjadi titik fokus dalam memajukan hasil perkelapaan di Inhil.
"Dan bisa menghitung hasil kelapa yang keluar di setiap Kecamatan," ujarnya.
Mahasiswa Fisipol dari Universitas Islam Riau ini berpendapat, Jikalau Pemerintah hanya berharap dengan banyaknya perusahaan kelapa yang berdiri di Inhil itu bukan sebuah solusi dan jaminan kelapa bisa punya nilai harga tinggi.
Karena, Inhil sudah bnyak perusahan kelapa, toh harga kelapa tidak berpengaruh, bahkan semakin banyaknya perusahaan maka semakin banyak pula pembebasan lahan nantinya. Kita ketahui bersama sumber prekonomian Inhil bergantung di kelapa, kenapa tidak dimanfaatkan dengan sebaik mungkin hasil kekayaan Inhil ini, cetusnya.
"Berikan langkah kongkrit dan jaminan kepada kami sebagai petani Kelapa, akan ada kemajuan untuk perkebunan kelapa dan harga kelapa itu sebuah harapan yang bisa kami titipkan kepada penguasa daerah," imbuh Demisoner ketua Kecanatan Batang Tuaka Pekanbaru.(ded)
Berita Lainnya
Milad Ke 22 Kecamatan Gaung,Sekda Inhil Sebut Lomba Sampan Selodang Merupakan Warisan Budaya Yang Kaya Nilai Filosofis
Pengurus E-sport Indonesia Kabupaten Inhil Akan Gelar Turnamen MLBB 2021 di Tembilahan
Hallo, Untuk Kalian Yang Suka Membaca Berita Seputar Ilmu Teknologi, Disini Tempatnya !!!
Bupati Wardan Minta Penyusunan Anggaran 2023 Berbasis SPM dan IKU Daerah
Pjs Bupati Inhil Hadiri Ramah Tamah Pemrov Riau dengan Jaksa Agung RI
Meski Status Kabupaten, Dani Minta Pemprov Riau Bantu Kebijakan Khusus Soal Jembatan Reteh
PT. BPLP Santuni Anak Yatim di 7 Desa
Peringati Hari Perempuan International, Kohati Cabang Tembilahan Taja Kegiatan 'Kantin'
Musholla Al-Hidayah Sukses Menyelenggarakan MTQ Tingkat RW 2 Sungai Perigi
MTQ Momentum Meningkatkan Pengamalan Alquran
AKBP Dian Setyawan Pimpin Sertijab Kasat Samapta dan 4 Kapolsek
Bupati Inhil Imbau Masyarakat Lengkapi Administrasi Kependudukan