Peduli Nelayan dan Petani, Barisan Indragiri Hilir Bersatu Siap Kerahkan Kekuatan Menangkan Nawaitu
AYORIAU.CO, INHIL - Barisan Indragiri Hilir Bersatu (BIHB) menyatakan siap mengerahkan segala kekuatan dukungan masyarakat bagi pemenangan pasangan Nasir - Wardan Riau Bersatu (Nawaitu).
"Kami menyatakan sikap dan dukungan buat pemenangan pasangan Nasir-Wardan Riau Bersatu," ungkap Ketua Barisan Indragiri Hilir Bersatu (BIHB) Maryanto SH, Selasa (24/9/2024).
Disebutkan, Barisan Indragiri Hilir Bersatu ini menghimpun segala kekuatan anak negeri yang siap menyatu dalam sebuah gerakan moral dan lapangan bagi pemenangan Nawaitu di Kabupaten Indragiri Hilir.
"Seluruh potensi anak jati negeri Indragiri Hilir yang peduli dengan pembangunan negeri ini akan menjadi kekuatan besar ini," tegasnya.
Dikatakan, terutama di pesisir Indragiri Hilir menaruh harapan besar bahwa pasangan yang didukung oleh Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Demokrat, ini mampu memberdayakan dan membangun potensi besar kelautan dan perikanan yang cukup besar di negeri yang berada di ujung Selatan Provinsi Riau ini.
"Karena kepemimpinan Riau kedepannya harus memiliki hubungan emosional dan dukungan yang baik dari pemerintah pusat, agar setiap proyek dan kegiatan pembangunan yang berorientasi kepada kepentingan dan kemaslahatan masyarakat dapat disienrgikan dengan baik.
"Maka, kami memiliki keyakinan bahwa Nawaitu akan mampu membangun sinergi yang baik dengan pemerintahan saat ini, bagi kepentingan dan pembangunan Negeri Hamparan Kelapa Dunia.
Apalagi, pada Visi Emas Indonesia 2025-2045 tercantum Peta Jalan Hilirisasi Kelapa 2025-2045.
Rencana Hilirisasi Kelapa mencerminkan amanat RPJPN 2025-2045 dengan fokus pada industrialisasi melalui hilirisasi industri berbasis Sumber Daya Alam.
Peta jalan berfokus pada perbaikan praktik budidaya, pengembangan bibit, penanaman kembali, riset, diversifikasi produk, investasi, promosi, logistik, dan kelembagaan kelapa.
Pengorganisasian petani diperbaiki dengan mengadaptasi praktik baik di India, sementara diversifikasi produk mengacu pada keberhasilan Filipina.
Kelembagaan khusus akan dirancang dengan mempertimbangkan pengalaman Filipina dan India dan akan dilengkapi dengan pembentukan lembaga teknis di tingkat petani atau asosiasi.
Rancangan RPJMN 2025-2029 mengusulkan pembentukan Badan Pengelola Dana Perkebunan Strategis (BPDPS) sesuai dengan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan.
Rapat Terbatas (Ratas )10 Juli 2024 mengamanatkan perluasan peran BPDPKS untuk mengampu kelapa dan kakao.
Prioritas lokasi untuk hilirisasi kelapa akan ditentukan berdasarkan potensi dan ekosistem pemampu yang memadai.
Roadmap akan dilengkapi dengan rencana aksi/proyek pengungkit, termasuk penentuan lokasi, jenis produk diversifikasi dan perluasan pasar, namun sinkronisasi data menjadi kebutuhan kunci.***

Berita Lainnya
Tindak Lanjuti Inpres Nomor 1 Tahun 2022, Dinkes Inhil Taja Rakor Lintas Sektor Percepatan UHC.
Tim PKM UNISI Lakukan Identifikasi Potensi Ekspor di Gudang Kelapa Do'a Ibu
Pererat Silaturahmi, DPC PERADI SAI Indragiri Raya, Riau Taja Buka Puasa Bersama Pengurus dan Anggota
Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polres Inhil Lakukan Patroli Blue Light
Sambut HUT RI ke-80, Polres Inhil Bagikan Bendera Merah Putih
Bhabinkamtibmas Sungai Batang Sambangi Peternak Sapi, Perkuat Ketahanan Pangan Lokal
Kasus Nenek Saudah, Komisi XIII Dorong Pengusutan Tuntas
Polres Inhil Gelar KRYD Antisipasi Premanisme dan Tindak Pidana C3
19 Advokat Baru PERADI SAI DPC Indragiri Raya Ikuti Pengambilan Sumpah Oleh Ketua PT Riau
Tegak Lurus ke Ketua Terpilih, Nasaruddin Bantah Isu Manuver Jabatan di Golkar Riau
PLN Icon Plus Sumbagteng dan Diskominfo Bintan Jalin Kerjasama Aktivasi Internet Rumah Ibadah
PLN Icon Plus Sumbagteng Support Pelayanan TIK di Disdukcapil Siak