Mispa Kartini Modern, Rela Tembus Pegunungan Demi Literasi Keuangan
Start Sempurna, Futsal Inhil Libas Dumai Tanpa Ampun 5-0
Dari Inhil untuk Juara, Kontingen Futsal Dilepas ke Gubernur Cup 2026
Muscab PPP Inhil 2026 Siap Digelar, Ahmad Fuad di Tunjuk Jadi Plt Ketua
Penurunan Prevalensi Stunting di Kecamatan Reteh: Fokus pada 1000 Hari Pertama Kehidupan
AYORIAU.CO, INHIL - Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), masih menghadapi tantangan serius terkait stunting, meskipun sejumlah kemajuan telah dicapai. Stunting, yang merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis, berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak.
Fenomena ini terutama disebabkan oleh kurangnya asupan gizi pada masa krusial 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) – mulai dari kehamilan hingga anak berusia 2 tahun.
Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir telah memfokuskan intervensi penurunan angka stunting pada periode 1000 HPK melalui rembuk stunting yang dilakukan sejak 2021. Dalam rembuk tersebut, 40 Desa/Kelurahan ditetapkan sebagai lokasi fokus (lokus) untuk program tahun 2022. Rembuk stunting ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan spesifik di setiap desa dan mencari solusi yang tepat.
Data prevalensi stunting di Kecamatan Reteh untuk tahun 2022 hingga 2024 menunjukkan adanya upaya berkelanjutan dalam penurunan kasus. Meski demikian, tantangan masih tetap ada, terutama terkait faktor-faktor penyebab stunting yang bersifat multidimensi, seperti sanitasi yang buruk, akses terhadap air bersih, dan pola pemberian makan yang tidak tepat.
Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir beserta jajaran terus mendorong upaya kolaboratif antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha dalam mengatasi permasalahan ini.
Keberhasilan intervensi stunting sangat bergantung pada konvergensi program dan sinergi berbagai pihak, terutama dalam memaksimalkan pemberian gizi dan perbaikan pola hidup sehat selama masa 1000 HPK.
Dengan fokus yang kuat pada pencegahan dini, diharapkan prevalensi stunting di Kecamatan Reteh terus menurun, memberikan harapan bagi generasi mendatang untuk tumbuh dan berkembang dengan optimal. (Adv)

Berita Lainnya
HKG PKK Ke-53 Inhil Fokuskan Pelayanan Kesehatan, Bupati Harap Kegiatan Serupa Diperbanyak
Bupati Inhil HM WARDAN Lepas Pawai Ta'aruf Dan Buka Stand Bazar MTQ Tingkat Kecamatan Kateman Tahun 2023
Bupati HM Wardan Meletakkan Batu Pertama Pembangunan Surau dan Gedung Serbaguna PKDP Inhil
DPRD Inhil Gelar Rapat Paripurna Bahas Pandangan Fraksi terhadap Rancangan APBD 2025
Lantik Camat Kateman, Bupati Inhil HM WARDAN Minta Peningkatan Kinerja
Grand Opening, Bupati Inhil Resmikan Prof's Coffee di Pekanbaru
Bupati Herman Hadiri Pawai Ta’aruf MTQ ke-43 Provinsi Riau di kabupaten Bengkalis
Wakil Bupati Inhil Hadiri Peresmian Kantor Polsek Batang Tuaka
Kadiskes dan Pj Ketua TP PKK Inhil Lakukan Kunjungan ke Posyandu Mawar
Bupati HM Wardan Sambut Kedatangan 44 Jemaah Haji Kloter Terakhir Kabupaten Indragiri Hilir
Bupati Bicara Soal Zakat Ditingkat Internasional
UPT Puskesmas Sungai Piring Laksanakan Gerakan Kamis Bersih yang Dicanangkan Pj Bupati Inhil