Penggalian Makam Manual di TPU Pangkalan Kerinci Barat Capai 6 Jam, P3K Pelalawan Soroti Minimnya Fasilitas


AYORIAU.CO, PELALAWAN - Proses penggalian makam secara manual di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Pangkalan Kerinci Barat, tepatnya sebelum gapura KM 55, menuai sorotan dari Perhimpunan Pemuda Peduli Kampung (P3K) Kabupaten Pelalawan. Pasalnya, penggalian kubur tersebut memakan waktu hingga enam jam.

Ketua P3K Pelalawan, Muhammad Daud, angkat bicara terkait lambannya proses pemakaman yang disebabkan keterbatasan fasilitas, khususnya ketiadaan alat berat untuk penggalian.

“Kami dari P3K Pelalawan mempertanyakan keberadaan alat berat yang seharusnya diperuntukkan untuk penggalian makam di TPU Pangkalan Kerinci Barat. Pemakaman yang seharusnya bisa dilakukan pagi hari terpaksa tertunda hingga siang karena penggalian dilakukan secara manual dan memakan waktu sampai enam jam,” ujarnya.

Selain alat berat, Daud juga meminta Pemerintah Kabupaten Pelalawan melalui dinas terkait agar segera melengkapi fasilitas TPU, seperti rumah singgah serta sarana pendukung lainnya.

“Kami mohon hal ini bisa segera direalisasikan. Ini menyangkut kepentingan orang banyak, agar proses penggalian dan pemakaman dapat berjalan lebih cepat, layak, dan manusiawi,” tambahnya.

Ia berharap TPU Pangkalan Kerinci Barat dapat dimaksimalkan fasilitasnya demi kenyamanan masyarakat, baik saat prosesi pemakaman maupun ketika berziarah.

“Dengan fasilitas yang memadai, tentu akan memudahkan warga. Kami berharap alat berat untuk penggalian makam bisa disiagakan agar pelayanan pemakaman masyarakat tidak lagi terkendala,” tutup Daud.***


[Ikuti Ayoriau.co Melalui Sosial Media]



Tulis Komentar