Satlantas Polres Inhil Lerai Macet di Area Perusahaan Desa Bayas, Camat : Kami Tidak Tahu menahu Masalah Itu, Namun Kami Pernah Dengar Keluhan Masyarakat
AYORIAU.CO, KEMPAS - Terkait dengan beredarnya video serta foto keluhan pengendara yang mengalami kemacetan di Jalan lintas Tembilahan - Rengat, di wilayah Desa Bayas Jaya, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Polres Inhil dengan sigap menurunkan beberapa personil Satuan Lalulintas (Satlantas), guna membantu meleraikan kemacetan, Rabu (16/11/22).
Adapun pemicunya, dikatakan salah seorang pengendara yang kebetulan melintas dilokasi tersebut, bahwa diarea itu terdapat operasi keluar masuk mobil truk berukuran besar, diduga mobil tersebut membawa angkutan ke Perusahaan.
"Macet total bang, tidak bisa lewat gara-gara mobil batu bara tronton banyak, Sudah 2 jam macet sampai sekarang belum bisa jalan," ungkap pengendara yang tidak ingin disebutkan nama itu kepada wartawan.
Sementara Kapolres Inhil AKBP Norhayat, SIK melalui Kasat Lantas Polres Inhil AKP Eri Arisman menyebut bahwa anggotanya saat ini sudah berada di lokasi.
"Walaikumsalam terimakasih infonya anggota udah di TKP (Tempat Kejadian Perkara) penganturan," katanya saat dikonfirmasi wartawan via WhatsApp.
Terpisah, dikutip dari Beritainhil.com, bahwa Camat Kempas, M. Yusuf, S.Sos, MM saat dihubungi wartawan via telepon mengungkapkan, bahwa pihaknya tidak tau menahu tentang persoalan tersebut. Namun dirinya ada mendengarkan keluhan masyarakat tentang masalah itu.
"Kami tak tau menahu masalah itu, belum ada disurati, lagian perusahaan itu juga tidak ada menyurati kami, ya gimana saya mau menanggapi itu. Memang saya sudah dengar itu, tapikan secara resmi kami tidak di hubungi di pihak kecamatan masalah itu, dari mana dia dapat ijin dan sebagainya, kami pihak kecamatan tidak tau," jelasnya.
Bahkan, kata M. Yusuf selama ini pihak kecamatan belum pernah mendapat konfirmasi dengan pihak perusahaan di sana.
"Kita sampai saat ini belum ada lagi konfirmasi dari perusahaan karena kewenangan itu ada pada Dinas Perhubungan (Dishub), di kecamatan tidak ada beritanya masuk," katanya.
Terakhir Yusuf menegaskan bahwa pihaknya belum ada disampaikan persoalan tersebut dari Dishub Kabupaten ke kecamatan.
"Pada prinsipnya kalau memang mengganggu masyarakat perlu titertibkan jugakan, minimal jumlah armadanya di kurangi, atau penyiraman debu dari perusahaan itu sendiri. Jika intensitasnya semakin tinggi kita akan surati juga ke perusahaan itu untuk membantu penyiraman, kalau untuk pengurangan armadanya itu bukan wewenang kami. Masalah jalan itu terganggu tidak kewenangan kecamatan, itu pihak dishub lagi," pungkasnya

Berita Lainnya
Ery Putra Meraih Suara Tertinggi Dalam Voting Calon PJ Bupati Inhil Yang di Usulkan Oleh Fraksi DPRD Inhil
Emak-emak Sungai Dusun Doakan Fermadani Menang di Pilkada Inhil
KNPI Inhil Gelar Buka Puasa Bersama OKP dan Organisasi Cipayung Plus, Sekaligus Serahkan Bantuan Sembako
PLN Icon Plus Sumbagteng Temu Ramah dengan Pelanggan di Rimbo Panjang Kampar
Polres Inhil Laksanakan Upacara Penerimaan Bintara Remaja Tahun 2022
Turnamen Batminton Cup Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-94 Tahun 2022 Ditutup, Berikut Juaranya
Polsek KSKP Pantau Perkembangan Jagung, Petani di Pekan Arba Dapat Bantuan Pupuk
Idul Adha 1443H, 208 Personel Gabungan Diturunkan Guna Jamin Keamanan
BPC HIPMI Inhil Gelar Rakercab dan Forum Bisnis
Koordinator Pusat BEM se-Riau Apresiasi Langkah Progresif Gubri Dorong Pembangunan Daerah
UNISI Dorong Digitalisasi UMKM Kelapa di Indragiri Hilir
PLN Icon Plus Siap Mensukseskan Aplikasi Pasaman Barat Siaga 112