Mispa Kartini Modern, Rela Tembus Pegunungan Demi Literasi Keuangan
Start Sempurna, Futsal Inhil Libas Dumai Tanpa Ampun 5-0
Dari Inhil untuk Juara, Kontingen Futsal Dilepas ke Gubernur Cup 2026
Muscab PPP Inhil 2026 Siap Digelar, Ahmad Fuad di Tunjuk Jadi Plt Ketua
Warga Minta Polisi Segera Tutup Lokasi Sabung Ayam di Jalan H. Said, Tembilahan
AYORIAU.CO, TEMBILAHAN - Aktivitas sabung ayam yang diduga telah lama berlangsung di sebuah ruko di Jalan H. Said, Kecamatan Tembilahan, mulai menuai keresahan dari masyarakat setempat. Warga meminta kepolisian bertindak tegas dengan segera menutup lokasi yang disinyalir menjadi tempat perjudian terselubung tersebut.
Salah satu warga Kelurahan Tembilahan Kota, berinisial AH (52), mengaku prihatin dengan keberadaan arena sabung ayam yang terletak di lantai dua sebuah ruko, tepat di samping Minimarket Gery. Menurutnya, meski dari luar ruko tampak biasa saja, namun saat malam hari, lokasi itu sering kali dipenuhi kendaraan roda dua yang diduga milik para pengunjung arena tersebut.
“Kalau malam selalu ramai motor parkir di halamannya, tapi orangnya tidak kelihatan. Kemungkinan besar mereka ada di lantai dua ruko itu, melakukan sabung ayam,” ungkap AH kepada awak media, Senin (2/6/2025).
Lebih lanjut, AH mengungkapkan kekhawatiran warga semakin meningkat karena adanya dugaan keterlibatan oknum aparat dalam aktivitas tersebut. Hal ini dinilai membuat masyarakat enggan berbicara apalagi melapor secara resmi karena takut akan adanya tekanan atau ancaman.
“Kadang kami melihat juga ada oknum aparat yang main ke situ. Sudah hampir tujuh tahun ini berlangsung, tapi tidak pernah ada tindakan. Warga takut bicara, apalagi melapor,” tambahnya.
Menanggapi hal ini, media telah berusaha mengonfirmasi kepada Kasat Reskrim Polres Indragiri Hilir, AKP Budi Winarko. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak kepolisian.
Warga berharap aparat penegak hukum segera turun tangan untuk menertibkan dan menutup lokasi sabung ayam tersebut demi menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan. Terlebih lagi, kegiatan ini terjadi di area padat penduduk yang banyak dihuni oleh anak-anak dan remaja.
“Jangan sampai anak-anak kami tumbuh di lingkungan yang terbiasa melihat perjudian seperti ini. Kami minta tolong kepada pihak berwenang, segera ditindak,” tutup AH penuh harap.

Berita Lainnya
Ngopi Bareng di Tembilahan, Mafirion dan Ketua IWO Riau Kupas Tuntas Isu Strategis Daerah
Banggar DPRD Inhil Sepakat Rencana Pinjaman Daerah Rp200 Miliar Tahun 2026 Resmi Dibatalkan
Abdurrab Islamic School Gelar ACTION Season 4, Diramaikan 1.360 Peserta Se-Sumatera
Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir Musnahkan BB dan Barang Rampasan Telah Inkracht oleh Pengadilan
Sakit Tumor dan Hidup Serba Terbatas, Nurjanah Butuh Uluran Tangan untuk Sembuh
Polsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan Gelar Lomba Membaca Al-Qur an untuk Anak-anak di Surau Al-Hidayah
Sat Polairud Polres Inhil Laksanakan Giat Waskat di Pelindo Tembilahan
PLN Icon Plus Akselerasi Pariwisata Desa Wisata Ekang dengan Internet dan Solusi Digital Terdepan
Polda Riau Gelar Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV
Khitanan Massal di Pulau Burung, Ferryandi: Hantarkan Anak Kita Hingga Pendidikan Tingggi
Demi Kelancaran Acara Bhayangkara Run 2025, Kapolda Riau Sampaikan Permohonan Maaf atas Penutupan Jalan
Puncak HPN 2023 di Inhil, Kapolda Riau Upayakan Hadir