Ketua PW IWO Riau Resmi Hentikan Sayembara Tangkap Monyet Liar, Penanganan Diserahkan ke Tim Ahli Demi Keselamatan Warga
AYORIAU.CO, INHIL - Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Riau, Muridi Susandi, resmi menghentikan sayembara penangkapan monyet liar yang meresahkan masyarakat Tembilahan Hilir, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Minggu (2/8/2026).
Keputusan tersebut diambil setelah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait. Muridi menilai penanganan satwa liar sebaiknya diserahkan kepada tim yang memiliki kompetensi agar proses evakuasi berjalan aman, baik bagi masyarakat maupun satwa.
"Setelah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, kami memutuskan menghentikan sayembara. Penanganan monyet liar ini lebih tepat diserahkan kepada tim ahli karena satwa tersebut membutuhkan penanganan khusus. Selain itu, monyet juga cenderung tidak menyukai keramaian sehingga upaya penangkapan harus dilakukan secara tenang dan terukur," kata Muridi.
Ia berharap monyet yang telah meresahkan warga segera berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban baru maupun melukai satwa tersebut.
"Saya mendoakan semoga monyet ini segera tertangkap dengan selamat sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman. Saya juga mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir bersama unsur TNI, Polri, serta seluruh tim gabungan yang sejak awal terus bekerja keras melakukan pencarian dan pengamanan di lapangan. Kami juga mengapresiasi koordinasi pemerintah daerah dengan BKSDA Provinsi Riau agar penanganan satwa ini dilakukan sesuai prosedur dan mengutamakan keselamatan masyarakat," ujarnya.
Sebelumnya, Muridi membuka sayembara penangkapan monyet liar sebagai bentuk kepedulian terhadap kampung halamannya. Sayembara itu menawarkan hadiah uang tunai dan piagam penghargaan bagi siapa saja yang berhasil menangkap monyet dalam kondisi hidup tanpa menyakitinya.
Namun, seiring perkembangan penanganan di lapangan dan hasil koordinasi dengan berbagai pihak, sayembara tersebut dinilai tidak lagi diperlukan demi menghindari risiko yang dapat membahayakan masyarakat maupun mengganggu proses penanganan oleh petugas.
Teror monyet liar sendiri sempat membuat warga Tembilahan Hilir resah setelah sejumlah warga menjadi korban gigitan. Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir bersama tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, BPBD, serta instansi terkait terus melakukan pencarian di sejumlah lokasi yang diduga menjadi jalur pergerakan satwa tersebut.
Muridi juga mengimbau masyarakat tetap waspada dan tidak mencoba menangkap monyet secara mandiri. Menurutnya, setiap informasi mengenai keberadaan satwa tersebut sebaiknya segera dilaporkan kepada petugas agar dapat ditangani oleh tim yang berwenang.
"Demi keselamatan bersama, mari kita percayakan penanganan ini kepada Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, TNI, Polri, BKSDA, dan seluruh tim gabungan yang memiliki kemampuan dalam menangani satwa liar. Semoga upaya yang dilakukan segera membuahkan hasil sehingga keresahan masyarakat dapat berakhir dan aktivitas warga kembali normal," tutupnya.

Berita Lainnya
Jum'at Berkah Menjadi Bentuk Kepedulian Polri Kepada Masyarakat
PSI Inhil Bagikan 500 Takjil dan Santuni Anak Yatim di Tembilahan
JMSI Inhil Tebar Kepedulian Ramadhan, Bagikan Paket Lebaran Idul Fitri 1447
Khitanan Massal di Pulau Burung, Ferryandi: Hantarkan Anak Kita Hingga Pendidikan Tingggi
Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil Dukung Asta Cita di Siak
Wisuda 325 Mahasiswa, Universitas Abdurrab Menuju Visi Internasional
Pemdes Pasir Emas, Inhil Gelar Edukasi dan Sosialisasi Penanganan Covid 19 Desa Siaga Kesehatan
Polres Inhil Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2025
HUT Bhayangkara, Polsek Gaung Gandeng Yayasan Bodhi Marga Bedah Dua Rumah dan Khitan Gratis
HUT Ke-14 IWO, PD IWO Kepulauan Meranti Siapkan Santunan untuk Anak Yatim
Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir Musnahkan BB dan Barang Rampasan Telah Inkracht oleh Pengadilan
Ketua DPRD Inhil Serahkan 139 Juta Untuk Ahli Waris Peserta Program BPJS Ketenagakerjaan