Jelang Idulfitri, Stok Bapokting di Pasar Sungai Guntung Dipastikan Aman
Puluhan Guru Bantu Daerah Datangi DPRD Inhil, Minta Perpanjangan SK
Polres Inhil Ungkap Kasus Penganiayaan di Tembilahan
Buzzer Sebar Hoaks, Gubernur Abdul Wahid Difitnah Pusing Hadapi Defisit dan Pecah Kongsi dengan Wakil Gubernur
AYORIAU.CO, PEKANBARU - Kelompok buzzer yang diduga masih berafiliasi dengan mantan Gubernur Riau, Syamsuar, kembali menyebarkan hoaks untuk menciptakan kegaduhan politik di Riau. Kali ini, mereka menggiring dua narasi palsu: pertama, bahwa Gubernur Abdul Wahid ‘pusing’ menghadapi defisit anggaran, dan kedua, bahwa ia pecah kongsi dengan Wakil Gubernur SF Hariyanto. Namun, kedua isu ini terbukti tidak benar dan hanya merupakan upaya adu domba yang tidak berdasar.
Defisit Anggaran Ditangani, Bukan Bikin Panik. Memang benar bahwa Provinsi Riau saat ini menghadapi defisit APBD 2025 yang mencapai Rp2,21 triliun. Angka ini meningkat hampir dua kali lipat dari perkiraan awal, yang disebabkan oleh ketergantungan tinggi terhadap transfer dana pusat serta pengelolaan anggaran yang perlu diperbaiki. Namun, Gubernur Abdul Wahid tidak menunjukkan kepanikan seperti yang diklaim para buzzer.
Dalam pidato perdananya di DPRD Riau pada 3 Maret 2025, beliau justru menegaskan komitmennya untuk menangani defisit ini dengan langkah-langkah konkret. Sejumlah pakar ekonomi dan lembaga seperti Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Riau juga telah memberikan saran strategis, di antaranya:
1. Penghematan Anggaran dan Penajaman Prioritas Program – Fokus pada program yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.
2. Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) – Meningkatkan pendapatan daerah agar tak bergantung pada transfer pusat.
3. Efisiensi Belanja Pegawai – Menyesuaikan anggaran pegawai agar tidak membebani keuangan daerah.
Dengan langkah-langkah ini, Pemprov Riau optimistis dapat mengatasi defisit tanpa mengorbankan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
*Narasi Pecah Kongsi, Upaya Adu Domba yang Gagal*
Selain menyebarkan hoaks soal defisit, buzzer juga menyebarkan narasi bahwa Gubernur Abdul Wahid dan Wakil Gubernur SF Hariyanto mengalami konflik dan tidak lagi sejalan dalam menjalankan pemerintahan. Namun, klaim ini terbukti tidak benar.
Menurut Bung Yudi Bule, juru bicara Secoki Bermarwah Riau, hubungan antara Gubernur dan Wakil Gubernur tetap harmonis dan kompak dalam menjalankan program pembangunan daerah.
"Tidak ada yang namanya pecah kongsi, itu hanya isu murahan yang dimainkan oleh buzzer yang belum bisa move on dari kekalahan jagonya di Pilgub Riau 2024. Gubernur dan Wakil Gubernur solid, dan visi Bermarwah terus berjalan sesuai rencana," tegasnya.
*Bekas Tim Paslon Syamsuar Belum Move On?*
Sejak kemenangan Abdul Wahid di Pilgub Riau 2024, berbagai isu miring terus dilontarkan oleh kelompok yang diduga berasal dari bekas tim pemenangan Syamsuar. Mereka terus mencari celah untuk menjatuhkan pemerintahan baru dengan menyebarkan hoaks di media sosial.
Namun, di tengah serangan isu negatif, Pemprov Riau tetap fokus bekerja dan menjalankan program-program prioritas untuk masyarakat. Visi Bermarwah yang diusung Gubernur dan Wakil Gubernur terus berjalan dengan baik dan mendapatkan dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat.
Masyarakat diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh hoaks dan tetap mengandalkan informasi dari sumber yang terpercaya. (Rls)

Berita Lainnya
Jum'at Berkah, Sat Lantas Polres Inhil Bagikan Sembako kepada Tukang Becak dan Petugas Kebersihan
Dianggarkan Wardan dan SU, Jembatan Parit 16 Pulau Kijang Diprediksi Selesai Tahun Ini
Jelang Pilkada Inhil 2024, H Suhaidi dan H Mariyanto Makin Mesra
Bea Cukai Tembilahan Musnahkan BMN Hasil Penindakan Periode Maret-November
Jumat Curhat, Masyarakat Adukan Pemuda Sering Mabuk dan Isap Lem di Area LSDP ke Kapolres
Siswi SDN 001 Tembilahan Wakili Inhil di ASEAN Fashion Festival 2025
KDRT Brutal WNA Amerika Terbongkar di PN Pekanbaru, Korban Bersaksi Alami Cacat Permanen
Terbelit Masalah Gaji TAD Icon Plus, Ari Rahmat Indra Cahyadi Isunya Bakal Dipromosikan Jadi Direktur Retail & Niaga PLN
Guna Memudahkan Masyrakat Untuk Melapor, Polres Inhil Merilis 110 Nomor yang Dapat Dihubungi
Polres Inhil Gelar Program Pustaka Terapung Untuk Anak Pesisir
Hadapi Kelangkaan Kelapa, PT Pulau Sambu Guntung Terpaksa Kurangi Pekerja
Semarak Peringati Hut RI Ke-77, Polsek KSKP Bersama Pelindo dan KSOP Bagikan Bendera Merah Putih