Dinkes Inhil: Kenali Epilepsi SLG, Ini Gejala dan Cara Penanganannya
AYORIAU.CO, INHIL - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Dinkes Inhil) Rahmi Indrasuri menyampaikan pesan penting terkait penyakit Sindrom Lennox Gastaut (SLG) merupakan salah satu bentuk epilepsi kompleks yang sering kali mengenai anak-anak pada rentang usia 3-5 tahun. Kondisi ini memerlukan pemahaman mendalam dari para orang tua dan keluarga yang merawat anak-anak dengan SLG, (07/09/2024).
Gejala Utama
SLG ditandai dengan berbagai jenis kejang, yang meliputi kejang anatonik (tipe kejang yang menyebabkan kehilangan tonus otot), kejang tonik (kejang dengan kontraksi otot yang kaku), dan kejang obsensi atipikal (kejang yang mungkin terlihat seperti absen atau perilaku aneh). Selain kejang, anak-anak dengan SLG sering mengalami penurunan perkembangan kognitif dan masalah perilaku seperti hiperaktivitas dan agresivitas.
Diagnosis
Diagnosis SLG didasarkan pada gejala klinis yang spesifik, termasuk pola kejang yang khas dan hasil tes EEG (elektroensefalogram) yang menunjukkan aktivitas listrik otak yang tidak normal. Dokter mungkin juga melakukan pencitraan otak seperti MRI untuk memastikan tidak ada penyebab lain dari gejala yang terlihat.
Penanganan dan Perawatan
Penanganan SLG sangatlah menantang. Terapi utama biasanya melibatkan kombinasi antikonvulsan atau obat anti-epilepsi untuk mengendalikan kejang. Kadang-kadang, pembedahan bisa menjadi pilihan terakhir jika obat-obatan tidak berhasil mengendalikan kejang.
Selain itu, terapi pendukung seperti terapi fisik, terapi bicara, dan pendekatan pendidikan yang spesifik dibutuhkan untuk membantu anak-anak dengan SLG mencapai potensi maksimal mereka dalam hal perkembangan kognitif dan sosial.
Dukungan untuk Keluarga
Bagi keluarga yang memiliki anak dengan SLG, penting untuk mencari dukungan emosional dan informasi yang memadai. Melibatkan diri dalam kelompok dukungan untuk keluarga dengan epilepsi dapat membantu orang tua berbagi pengalaman, strategi, dan solusi yang berguna.
Kesimpulan
Sindrom Lennox Gastaut adalah kondisi yang kompleks dan menantang, tetapi dengan perawatan yang tepat dan dukungan yang memadai, anak-anak dengan SLG dapat memiliki kehidupan yang bermakna dan berkualitas. Pemahaman yang lebih baik tentang kondisi ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas perawatan dan kehidupan bagi mereka yang terkena dampaknya.
Dengan begitu, masyarakat Indragiri Hilir diharapkan dapat lebih memahami SLG dan memberikan dukungan yang lebih besar kepada keluarga yang terpengaruh oleh kondisi ini.

Berita Lainnya
Kadiskes Inhil Ajak Waspadai Osteoporosis
Prevalensi Stunting Tahun 2024 di Kecamatan Sungai Batang Alami Peningkatan
Bupati Inhil HM WARDAN Ajak Masyarakat Teluk Belengkong Tekan Angka Stunting
Dinkes Inhil Jelaskan Apa itu Carpal Tunnel Syndrome
UPT Puskesmas Simpang Gaung Laksanakan Lokakarya Mini Bulanan dan Pertemuan ILP Posyandu serta Validasi & Evaluasi Data Lansia
Upacara HUT RI Ke-78 Tahun 2023, Bupati Inhil HM WARDAN Katakan Sebagai Wujud Terimakasih Kepada Pejuang
TP-PKK Inhil juara 1 kategori Lomba Jambore Kader PKK dan Harapan 1 di kategori Posyandu
Posyandu Kemala Laksanakan Pemberian Vitamin A, PIN Polio Tahap 2, dan Imunisasi Rutin
Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir Tingkatkan Pelayanan Kesehatan untuk Orang Terduga Tuberkulosis
Kajari Inhil laksanakan Bhakti Sosial dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa ke-60
UPT Puskesmas Simpang Gaung Sukseskan PIN Polio Serentak
Tim Medis Puskesmas Simpang Gaung Lakukan Cek Kesehatan Ibu Hamil