Puluhan Guru Bantu Daerah Datangi DPRD Inhil, Minta Perpanjangan SK
Teror Ninja Sawit kembali memuncak, satpam PT SLS nyaris tertembak
Erick Thohir Dinilai Berperan Penting dalam Pemulihan Ekonomi Indonesia Pascapandemi
AYORIAU.CO - Menteri BUMN Erick Thohir disebut berperan penting dalam pemulihan ekonomi Indonesia di saat masa pandemi Covid-19.
Hal tersebut dikatakan Mentri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia saat seminar nasional bertajuk "Investasi Masa Depan Kepemimpinan Nasional" di Kampus UPH, Tangerang, Selasa (29/11/2022).
Mantan Ketua Umum BPP HIPMI itu menyebut kondisi ekonomi dunia saat ini memang tengah bergejolak. Jika diibaratkan olah raga tinju, kondisi ekonomi Indonesia kini sedang babak belur.
Menurut Bahlil, awal mula persoalan perekonomian global dimulai dari perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok pada 2016 hingga 2018.
"Perang ini belum selesai, muncul masalah baru, yaitu pandemi Covid-19. Hampir semua negara kena. Dalam kondisi ini, fokus dunia hanya dua, yaitu penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi," ujar Bahlil sperti dilansir repulika.co.id.
Untuk itu, Bahlil juga mengapresiasi dan menyebut bahwa Erick Thohir menjadi salah satu pihak yang memiliki peran besar dalam penanganan pandemi Covid-19.
"Erick Thohir ini sudah bolak-balik mencari vaksin ke Eropa dan Tiongkok. Mungkin dia sudah kena Covid-19 duluan waktu itu, tetapi tidak jujur, karena tokoh di balik kesuksesan vaksinasi Covid-19 Indonesia, salah satunya adalah Erick Thohir," ujarnya.
Pandemi belum usai, perang Rusia dan Ukraina pun bergejolak. Bahlil mengatakan, semua negara terkena imbas isu geopolitik ini, tidak terkecuali Indonesia. "Sebagai contoh, gandum itu kita impor. Hal ini sudah disampaikan, ya Pak Erick? Nah, pemimpin masa depan juga harus tahu bagian ini.
Cocok untuk disampaikan. Erick Thohir ini adalah anak muda, wajahnya juga belum keriput. Cocok untuk ciri-ciri yang disampaikan Pak Jokowi sebagai pemimpin masa depan," gurau Bahlil.
Sontak perkataan Bahlil tersebut mengundang tepuk tangan seluruh peserta seminar. "Lho, ini kan ciri-ciri. Jadi tidak salah, ya?" kata Bahlil. (Rep)

Berita Lainnya
Waspada, Iming-iming Gaji Tinggi Bekerja di Luar Negeri Jadi Salah Satu Modus TPPO
Sebut Istana Over Acting Sampai Cabut Kartu Peliputan, IWO: 'Merusak Asta Cita Presiden'
Susi: Kalau Saya Menang, Sandi Harus Bersihkan Danau Lain di Jakarta
Penyebab Laga Brazil vs Argentina Dihentikan Pada Kualifikasi Piala Dunia 2022
Efek Perang Dagang Amerika vs China, Peluang dan Realisasi Masa Depan Indonesia
KH. Ma ruf Amin Resmi Pimpin Dewan Penasehat SMSI Dukung Penguatan Ekosistem Media Siber Nasional dan HPN 2026 di Banten
2.800 Jamaah Haji Indonesia Tahap Pertama Diberangkatkan dari Menuju Makkah
Sebut Istana Over Acting Sampai Cabut Kartu Peliputan, IWO: 'Merusak Asta Cita Presiden'
Kompolnas Puji Orasi Kapolri saat May Day : Bentuk Pengakuan Negara Atas Peran Buruh
Duet Darmo - Yusuf Didi Diduga Kerap Salah Gunakan Wewenang, Termasuk Pakai Aset PLN Untuk Kegiatan Iluni FHUI
Jelang Armuzna, Tim Kemenag Tinjau Persiapan Sektor di Daker Makkah
Cek Persiapan Armuzna, Tim Was DPR RI Akuu Masih Negosiasi dengan Arab Saudi Soal Rumah Sakit Darurat Untuk Jemaah