Mispa Kartini Modern, Rela Tembus Pegunungan Demi Literasi Keuangan
Start Sempurna, Futsal Inhil Libas Dumai Tanpa Ampun 5-0
Dari Inhil untuk Juara, Kontingen Futsal Dilepas ke Gubernur Cup 2026
Erick Thohir Dinilai Berperan Penting dalam Pemulihan Ekonomi Indonesia Pascapandemi
AYORIAU.CO - Menteri BUMN Erick Thohir disebut berperan penting dalam pemulihan ekonomi Indonesia di saat masa pandemi Covid-19.
Hal tersebut dikatakan Mentri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia saat seminar nasional bertajuk "Investasi Masa Depan Kepemimpinan Nasional" di Kampus UPH, Tangerang, Selasa (29/11/2022).
Mantan Ketua Umum BPP HIPMI itu menyebut kondisi ekonomi dunia saat ini memang tengah bergejolak. Jika diibaratkan olah raga tinju, kondisi ekonomi Indonesia kini sedang babak belur.
Menurut Bahlil, awal mula persoalan perekonomian global dimulai dari perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok pada 2016 hingga 2018.
"Perang ini belum selesai, muncul masalah baru, yaitu pandemi Covid-19. Hampir semua negara kena. Dalam kondisi ini, fokus dunia hanya dua, yaitu penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi," ujar Bahlil sperti dilansir repulika.co.id.
Untuk itu, Bahlil juga mengapresiasi dan menyebut bahwa Erick Thohir menjadi salah satu pihak yang memiliki peran besar dalam penanganan pandemi Covid-19.
"Erick Thohir ini sudah bolak-balik mencari vaksin ke Eropa dan Tiongkok. Mungkin dia sudah kena Covid-19 duluan waktu itu, tetapi tidak jujur, karena tokoh di balik kesuksesan vaksinasi Covid-19 Indonesia, salah satunya adalah Erick Thohir," ujarnya.
Pandemi belum usai, perang Rusia dan Ukraina pun bergejolak. Bahlil mengatakan, semua negara terkena imbas isu geopolitik ini, tidak terkecuali Indonesia. "Sebagai contoh, gandum itu kita impor. Hal ini sudah disampaikan, ya Pak Erick? Nah, pemimpin masa depan juga harus tahu bagian ini.
Cocok untuk disampaikan. Erick Thohir ini adalah anak muda, wajahnya juga belum keriput. Cocok untuk ciri-ciri yang disampaikan Pak Jokowi sebagai pemimpin masa depan," gurau Bahlil.
Sontak perkataan Bahlil tersebut mengundang tepuk tangan seluruh peserta seminar. "Lho, ini kan ciri-ciri. Jadi tidak salah, ya?" kata Bahlil. (Rep)

Berita Lainnya
Triwulan I, Laba Bersih BRI Melesat 13,7% jadi Rp15,5 T
BRILink Agen Tembus 1,18 Juta per Maret 2026, Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia
Paket Pengesahan UU Cipta Kerja yang Dibungkus Propaganda Media
Transformasi BRIvolution Reignite, Segmen Commercial BRI Tumbuh Double Digit
BRI Salurkan 2.000 Paket Sembako untuk Warga Bali
Terkait 3 Kasus Dugaan Korupsi, Kortas Tipikor Polri Mulai Periksa Pejabat PLN Pusat
MUSDA BAKDO HMI ke-X Riau-Kepri Selesai, Sulaimaniyah Terpilih Secara Resmi
Terima Audiensi KPU, Kapolri Komitmen Amankan Seluruh Tahapan Pemilu 2024
Polri Bantu Awasi Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku Hewan Ternak
Maknai Hari Pendidikan Nasional, BRI Peduli Gelar Kelas Inspirasi hingga Berbagi Alat Tulis Bagi Siswa SDN 104 Langensari Bandung
Hutama Karya Pastikan Layanan Jalan Tol Tetap Berjalan Normal di Tengah Pemadaman Listrik PLN di Pulau Sumatra
Dampak Perang Dagang Amerika China Indonesia Untung atau Buntung