Jelang HUT ke-78, Polwan Polda Riau Berjibaku Lawan Karhutla hingga Dampingi Warga Terdampak
AYORIAU.CO - Menjelang Hari Jadi ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia, Polwan jajaran Polda Riau memaknai momentum tersebut dengan turun langsung mengambil bagian dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Di sejumlah wilayah terdampak, Polwan hadir dengan peran yang berbeda sesuai kebutuhan di lapangan. Mulai dari membantu pemadaman hingga memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak Karhutla.
Di Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, sebanyak 26 Polwan Polres Pelalawan turun menemui masyarakat terdampak. Mereka membagikan masker sekaligus memberikan trauma healing, motivasi dan dukungan psikologis kepada warga.
Kehadiran tersebut menjadi bagian dari pendekatan kemanusiaan dalam penanganan Karhutla. Sebab, dampak kebakaran tidak hanya berkaitan dengan lahan yang terbakar dan kualitas udara, tetapi juga kondisi masyarakat yang berada di sekitar wilayah terdampak.
Sementara di Kabupaten Rokan Hilir, Polwan Polres Rokan Hilir mengambil peran berbeda. Para Polwan turun langsung ke lokasi Karhutla di Napangga Pujud, Kecamatan Tanjung Medan, membantu upaya pemadaman untuk mencegah api meluas.
Kabid Humas Polda Riau Kombes Akmadi mengatakan, keterlibatan Polwan tersebut menunjukkan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kerja bersama dan peran dari seluruh unsur.
“Di Rokan Hilir, Polwan turun langsung membantu pemadaman. Di Kerumutan, Pelalawan, Polwan hadir mendampingi masyarakat melalui trauma healing dan pembagian masker. Perannya berbeda, tetapi tujuannya sama, yaitu hadir sesuai kebutuhan masyarakat dan kondisi di lapangan,” kata Akmadi, Minggu (30/8/2026).
Menurut Akmadi, penanganan Karhutla tidak dapat dilihat hanya dari proses memadamkan api. Ada aspek kemanusiaan yang juga harus mendapatkan perhatian, terutama terhadap masyarakat yang merasakan dampaknya secara langsung.
“Ada masyarakat yang harus kita lindungi dan dampingi. Karena itu, selain pemadaman dan pendinginan, pelayanan kepada masyarakat terdampak juga menjadi bagian penting dari penanganan yang dilakukan,” ujarnya.
Akmadi mengatakan, rangkaian kegiatan tersebut sekaligus menjadi cara Polwan Polda Riau memaknai Hari Jadi ke-78 Polwan RI melalui pengabdian yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Momentum Hari Jadi Polwan kami maknai dengan pengabdian. Ada Polwan yang berdiri bersama personel lainnya menghadapi api di lapangan, ada pula yang hadir mendampingi masyarakat terdampak. Semangatnya sederhana, Polwan hadir ketika masyarakat membutuhkan,” kata Akmadi.

Berita Lainnya
BPBD Inhil Evakuasi Korban Laka Laut di Perairan Sungai Dusun
Tinjau RSUD Puri Husada Tembilahan Pasca Terbakar, HM Wardan Pastikan Pelayanan Kesehatan Tidak Terganggu
Konflik Buaya VS Manusia Terjadi Lagi, Seorang Wanita di Inhil di Serang Buaya
Geger!! Warga Temukan Mayat Mengapung di Sungai Inhil
LMR Angkat Bicara Soal Pemukulan Anggota Kelompok Tani di Kemuning
Empat Orang Anggota Kelompok Tani di Inhil Diduga Dikeroyok Oknum Aparat
Mafirion Berikan Bantuan kepada Korban Banjir di Kemuning
Hotspot Kampar Tinggal Dua Titik, 283 Personel Gabungan Intensifkan Pendinginan Karhutla
DLH Pelalawan Benarkan Sungai Kampar Tercemar, PT APR Diduga Kuat Penyebab Ikan Mati
Warga Inhil Meninggal Akibat Disambar Buaya, Ini Pesan dan Keterangan Polisi
Karhutla Sungai Beringin Jadi Perhatian, Pemkab Inhil dan PLTU Tembilahan Satukan Kekuatan
Posal Tanjung Datuk Tembilahan Bantu Evakuasi Laka Laut di Perairan Gaung, 2 Orang Korban Masi Belum Ditemukan