Mispa Kartini Modern, Rela Tembus Pegunungan Demi Literasi Keuangan
Start Sempurna, Futsal Inhil Libas Dumai Tanpa Ampun 5-0
Dari Inhil untuk Juara, Kontingen Futsal Dilepas ke Gubernur Cup 2026
Muscab PPP Inhil 2026 Siap Digelar, Ahmad Fuad di Tunjuk Jadi Plt Ketua
Kisah Inspirasi Sang Dokter Sunat Menuju Pelosok Negeri Hamparan Kelapa Dunia
INDRAGIRI HILIR, AYORIAU.CO- Pagi Minggu yang cerah, sebuah perjalanan darat menuju pelosok negeri hamparan kelapa dunia dimulai oleh seorang Dokter tukang sunat yang bernama Rano Kirman atau Founder Rumah Rano Kirman Center dengan menggunakan sepeda motor menuju Desa Junjangan, Kecamatan Batang Tuaka, Indragiri Hilir, Riau.
Rute yang ditempuh yakni dari Kota Tembilahan, lalu lewat kampung Suhada, kemudian masuk lagi ke desa Sungai Raya, hingga tiba di Junjangan. Jalan yang ditempuh lumayan sulit karena kecil dan berlubang, akan tetapi sang Dokter tetap semangat didalam perjalanannya.
Saat tiba di desa Junjangan, Dokter yang dikenal ramah disambut meriah oleh warga sekitar dan anak–anak yang akan disunat, sebelum melaksanakan sunatan sang Dokter santai sejenak menghirup udara segar sambil meneguk segelas teh es yang disiapkan salah satu tokoh masyarakat, yaitu Bang Hendra dan istrinya.
Tibalah waktunya melakukan sunatan, dan dalam prosesnya tidak ada satupun anak yang menangis atau ketakutan dalam pelaksanaan. Semua berjalan dengan lancar dan baik, yang ada wajah kegirangan dari wajah peserta dan orang tua yang menemaninya.
"Untuk hari ini, total anak yang kita sunat berjumlah 14 orang secara gratis, ini sebagai sedekah saya kepada anak-anak yang belum disunat, dimana saya hadiahkan untuk almarhum ayah saya," Ujar Dokter Rano.
Kurang lebih 1 jam pengerjaan, semua peserta selesai disunat. Kemudian makan siang bersama, setelah itu bersiap balik ke Tembilahan. Saat balik, Dokter Rano dan Istri melewati rute yang berbeda, yaitu melewati desa Tanjung Siantar.
Dikatakan Dokter Rano, akses desa Junjangan ke desa Tanjung Siantar jalannya lebih dekat, tapi lebih rusak lagi. Kurang lebih 30 menit sampai diujung Tanjung Siantar dan harus menyeberang lagi untuk sampai ke Kelurahan Pekan Arba serta Tembilahan.
"Jika menyeberang dari desa Tanjung Siantar ke kelurahan Pekan Arba kita harus menggunakan perahu kecil, untungnya air lagi pasang jadi lebih cepat sampainya. Naik perahu penyebrangan cukup menguji adrenalin, karena resikonya jika tidak seimbang motor dan penumpang akan terjatuh ke dalam sungai. Alhamdulillah akhirnya kita sampai di penyebrangan kelurahan Pekan Arba dengan selamat," Akhiri Dokter Rano menceritakan perjalanan bakti sosialnya.

Berita Lainnya
Maju Calon Ketua Umum, Sulaimansyah: Mohon Do'a dan Suport Seluruh Kader HMI Badko - Riau Kepri
Bupati Inhil Hadiri Gerakan 1000 Telur Ke - XIII Di Tanah Merah
Bersempena Buka Bersama, Kwarcab Pramuka Inhil Salurkan Sejumlah Santunan
Bupati Instruksikan Jajaran Pemkab Inhil Memulai Kegiatan Di Awal Tahun
Sekda Inhil Ajak Pengurus HNSI dan IKA UR Buka Puasa Bersama di Kediamannya
HM Wardan Resmi Dilantik Sebagai Ketua HKTI Riau oleh Moeldoko
Bupati Inhil Hadiri dan Buka Seleksi Tilawatil Qur'an Tingkat Kecamatan Tembilahan
5 Isi Penyampaian Deklarasi Anti Hoax
Gubernur Riau Kunjungi Mesjid dan Rumah Warga yang Terbakar di Dumai
Tim Reaksi Cepat DKPP Inhil Evakuasi Seekor Buaya Muara di Halaman Warga
Polres dan Pemkab Inhil Bagikan 800 Takjil Berbuka Puasa
Peras Kadis Kesehatan Provinsi Riau, Wartawan Gadungan Digiring ke Polresta Pekanbaru