Start Sempurna, Futsal Inhil Libas Dumai Tanpa Ampun 5-0
Dari Inhil untuk Juara, Kontingen Futsal Dilepas ke Gubernur Cup 2026
Muscab PPP Inhil 2026 Siap Digelar, Ahmad Fuad di Tunjuk Jadi Plt Ketua
Polsek Sungai Batang Polres Inhil Ikut Gotong Royong Bersihkan Situs Sejarah Benteng Tengku Sulung
SUNGAI BATANG - Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Sungai Batang, Polres Indragiri Hilir, Polda Riau melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan Situs Sejarah Benteng Tengku Sulung bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sungai Batang, Jum'at (20/1/2023).
Kegiatan gotong royong dipusatkan di Parit Belah Nipah, Desa Benteng Utara ini diikuti langsung Kapolsek Sungai Batang IPTU Delni Atma Saputra SH MH,
Camat Sungai Batang Abu Bakar SH,
Danramil Sungai Batang Kapten Inf Zainuar Sikumbang, Lurah Benteng Wilman Arison, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda Kecamatan Sungai Batang.
"Pada hari ini, kami bersama unsur Forkopimcam dan masyarakat Kecamatan Sungai Batang melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan lokasi Situs Sejarah Benteng Panglima Sulung," ungkap IPTU Delni Atma Saputra SH MH.
Disebutkan, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk melakukan perawatan situs sejarah Benteng Panglima Tengku Sulung sehingga tetap utuh bagi generasi lain.
"Juga dalam rangka tetap terjalinnya kerjasama serta meningkatkan silaturahmi yang baik antara pemerintah kecamatan dan pemerintah Desa dan maupun dari unsur Forkopimcam di Kecamatan Sungai Batang," harap mantan Kanit Tipidter Polres Inhil ini.
Selain itu juga merupakan salah satu wujud kepedulian Polri terhadap lingkungannya, terutama memelihara situs sejarah Benteng Tengku Sulung ini. Karena Polri hadir ditengah masyarakat tidak hanya penegak hukum, tetapi juga dalam bentuk sosial sehingga memberikan manfaat dimanapun bertugas.
Untuk diketahui, Panglima Besar Tengku Sulung lahir pada tahun 1798 di Lingga, Kepulauan Riau dan wafat di Benteng 30 Rabiul Awal 1275 H atau 7 November 1858 M di. Diangkat menjadi penguasa Reteh, Igal dan Mandah pada 7 Januari 1842 berkedudukan di Sungai Terap dan diangkat menjadi Panglima Besar Reteh pada 21 Januari 1856 oleh Sultan Mahmud Muzafar Syah IV dengan pertimbangan Tengku Sulung setia kepada Sultan Mahmud yang telah dimakzulkan oleh Belanda, prinsip Tengku Sulung adalah “Raja Adil Raja Disembah Raja Lalim Raja Disanggah”.
Tengku Sulung membangun benteng di Hulu Sungai Batang yakni pertemuan muara Sungai Sampi dan Sungai Batang di area tanah seluas 2 Ha, kemudian menjadi Desa Benteng ditempatkan 15 meriam berbagai kaliber dan dikubu pertahanan kecil 6 meriam sekitar 3 Km kearah barat.

Berita Lainnya
Gelar Ramah Tamah di Inhil, Semen Merah Putih Perkenalkan Produk Semen Watershiel
Divonis Bebas, Penasehat Hukum 4 Terdakwa Apresiasi Putusan Majelis Hakim PN Tembilahan
Polres Inhil Sambut Anggota Baru Bintara Remaja Gelombang I
DPD Golkar Inhil Sembelih 2 Ekor Sapi, H.Ferryandi: Mudah-mudahan Kurban ini Bermanfaat Bagi Masyarakat dan Kader
Gelombang Dukungan Mengalir: Warga Tembilahan Sumbangkan Ruko untuk Posko Pemenangan FERMADANI dan BERMARWAH
Aroma Menyengat Sampah Ganggu Kenyamanan, Citra Kota Ibadah Tercoreng
Pada Ajang Karateka Dendy Syahputra Sumbang Emas Untuk Inhil di Porprov Riau ke X Tahun 2022
Yuk Kenalan dengan EVP PLN Termuda, Punya Istri Artis yang Kini Juga Jadi Pegawai PLN
Sempena Hut Ke-77 TNI, Kodim 0314/Inhil Gelar Rapat Awal Open Turnamen Sepakbola Dandim Cup 2022
Lantik Ery Putra Sebagai Penjabat Sekda, Pj Bupati Herman Ucapkan Selamat
Ngopi Bareng di Tembilahan, Mafirion dan Ketua IWO Riau Kupas Tuntas Isu Strategis Daerah
Ini Perjuangan Pembangunan H Dani M Nursalam di Simpang Kateman