PT BNS Bakal Pulihkan Kebun Kelapa Warga Desa Bente Juni Ini
AYORIAU.CO, INHIL - Ketegangan antara warga Desa Bente dan PT Bumi Nusa Sejahtera (PT BNS) terkait dampak aktivitas replanting perlahan menemui titik terang. Ketua Kelompok Tani Sejahtera (KTS) Desa Bente, Mulyadi, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan bersabar karena perusahaan telah memberikan komitmen untuk melaksanakan tanggung jawab perbaikan lahan.
?“Kami berharap agar warga sedikit bersabar. Berdasarkan konfirmasi kami sebagai Ketua Kelompok Tani ke pihak perusahaan, didapatkan respons yang sesuai dengan harapan warga yang terdampak,” tegas Mulyadi saat dikonfirmasi awak media, Jumat (24/04/2026).
?Menurut Mulyadi, PT BNS telah menjadwalkan dimulainya pekerjaan perbaikan kebun masyarakat pada bulan Juni 2026 mendatang. Tidak hanya sekadar perbaikan, perusahaan juga menjanjikan dukungan berkelanjutan hingga produktivitas kebun kembali pulih.
?“Komitmen pihak PT BNS, semua kebun warga yang terdampak akan diperbaiki. Selain itu, warga akan mendapat bantuan benih kelapa, proses penanaman, hingga penyediaan pupuk dan racun hama sampai kondisi kebun kembali bagus,” terangnya.
??Di tempat terpisah, mantan Camat Mandah yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Yuliargo, membenarkan adanya kesepakatan tersebut. Yuliargo menyebutkan bahwa kesepakatan ini lahir melalui proses mediasi yang ia pimpin pada Juni 2025 lalu.
?“Sebagai Camat Mandah waktu itu, saya melakukan mediasi antara warga dan perusahaan. Dalam pertemuan tersebut, ditemukan titik sepakat bahwa pihak perusahaan bersedia memperbaiki kebun masyarakat yang terdampak,” ujar Yuliargo.
?Ia pun berharap agar PT BNS benar-benar merealisasikan janji tersebut sesuai jadwal yang ditentukan. Hal ini penting untuk dilakukan guna menghindari potensi gejolak atau hal-hal yang tidak diinginkan di masa depan antara kedua belah pihak.
?
?Masalah kerusakan kebun kelapa di Desa Bente ini diketahui telah berlangsung sejak tahun 2023 dan telah meluas hingga mencakup ratusan hektar lahan. Lahan-lahan tersebut tersebar di enam Rukun Tetangga (RT), yaitu:
?Parit Ganda Jaya
?Parit Bente Berkat
?Parit Jarau
?Parit Berayun I
?Parit Berayun II
?Parit Kebelang
?Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen PT Bumi Nusa Sejahtera (PT BNS) belum memberikan keterangan atau pernyataan resmi terkait tuntutan masyarakat maupun rincian teknis rencana perbaikan kebun tersebut.

Berita Lainnya
Jelang Tahun Baru Imlek Polres Inhil Sterilisasi Vihara
Hasilkan Cuan Lebih Banyak, Budi Putra : Pengurus SMSI Riau Harus Siap Jadi Konten Kreator
Dukungan Internet Cepat dari PLN Icon Plus untuk Tingkatkan Layanan Publik BPJS Tembilahan
Diapresiasi Presiden Prabowo, Kapolda Riau: Ini Kerja Bersama, Fokus Kami Padamkan Api
Polres Inhil Dengarkan Curhatan Tukang Ojek: Lahan Parkir Sempit
PQRIS Rutin Laksanakan Kajian dan Arisan Qurban
DKPTPH Pelalawan Terima Tambahan 50 Unit Mesin Air dari Kementerian Pertanian RI
Pemdes Pasir Emas, Inhil Gelar Edukasi dan Sosialisasi Penanganan Covid 19 Desa Siaga Kesehatan
Ketua KPI Daerah Riau Ingatkan LPI Pedomani Aturan Sebelum Tayang Siaran
Akp Ermanto Sampaikan Pesan Pemilu Damai ke Jamaah Mesjid Besar Al-fallah Guntung
Terlantar Dijalan, Ibu dan Anak ini Dijemput Polsek Tembilahan Hulu
Kapolres Inhil Ajak Purnawirawan dan Mahasiswa Bertamasya