Jelang Idulfitri, Stok Bapokting di Pasar Sungai Guntung Dipastikan Aman
Puluhan Guru Bantu Daerah Datangi DPRD Inhil, Minta Perpanjangan SK
Polres Inhil Ungkap Kasus Penganiayaan di Tembilahan
Warga Concong Sepakat Program 3 Desa 1 Ekskavator dari Paslon Fermadani
AYORIAU.CO, INHIL - Masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) khususnya yang berada di Kecamatan Concong menyepakati program 3 desa 1 ekskavator yang digagas Pasangan calon (Paslon) Bupati Inhil nomor urut 2, H Ferryandi dan H Dani M Nursalam.
Program ini memang mendapat perhatian dari masyarakat terutama kalangan petani kebun kelapa, sebab beberapa tahun terakhir ini lahan masyarakat sering terkena banjir akibat abrasi dan mengurangi kualitas serta kuantitas produksi kelapa sehingga para petani mengharapkan adanya alat berat untuk penanggulangan tersebut.
"Kebun kelapa kami banyak terendam di musim-musim banjir naik, dengan adanya program ekskavator ini jadi harapan besar untuk kami memperbaiki lahan kami dari dampak banjir, serta kembali dapat mengandalkan kebun kelapa. Tidak ada calon yang punya program brilian seperti bang Ferry dan bang Dani," ungkap Muhammad Faurazzi, warga Kecamatan Concong.
Sementara itu, H Dani M Nursalam menjelaskan bahwa program yang di usung yaitu Tiga desa Satu Ekskavator tidak terlepas dari pengalaman yang dilihat dirinya dan Ferryandi selama menjabat sebagai anggota DPRD.
"Program ini kami ramu dan rumuskan bersama atas dasar keinginan masyarakat, yang mana banjir selama ini menjadi permasalahan serius bagi para petani kelapa di Kabupaten kita," jelas Dani.
Dirinya menerangkan, maksud dari 3 desa 1 ekskavator adalah program peruntukkan bagi desa yang memiliki potensi ekonomi perkelapaan dan yang menghadapi masalah banjir akibat air pasang dan abrasi.
"Jadi beda antara lahan yang terkena banjir dengan lahan yang tidak pernah terkena banjir. Jika lahan yang terkena banjir tentunya kualitas dan kuantitas kelapa kurang baik sehingga mempengaruhi harga kelapa. Bantuan program 3 desa 1 ekskavator untuk memperbaiki lahan, baik itu trio tata air atau tanggul yang merupakan salah satu solusinya," terang Dani M Nursalam.
Dani juga berharap dari produksi hasil kelapa yang semakin baik akan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat yang selama ini banyak bergantung dengan perkebunan kelapa.
"Jika ekonomi meningkat, sektor jual beli di tengah-tengah masyarakat juga semakin bergeliat. Semoga harapan kita semua dapat tercapai demi Indragiri Hilir yang Cemerlang," pungkasnya. (rls)

Berita Lainnya
SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Inhil Dampingi Distribusi Makanan Bergizi Gratis, Anak Sekolah Antusias Sambut Program Gizi Nasional
Kapolres inhil AKBP Farouk Otora Pimpin langsung Upacara Pemakaman Alm. AKP Sukirul
Idul Adha1443 H, Polres Inhil Potong Sebanyak 18 Ekor Hewan Kurban
Bupati HM Wardan Resmikan Jembatan Penghubung Desa Belantaraya dan Pungkat
FKDM Kabupaten Indragiri Terima Penghargaan Peran Aktif Mendukung Program Kewaspadaan Dini di Provinsi Riau
SMSI Goes To School, Ajak Anak TK Hidup Sehat dengan Susu Ginas
Polri Keluarkan Aturan Optimalkan Penindakan Pelanggaran Lalu Lintas Melalui ETLE dan Tiadakan Razia
HPPI Gandeng Pemerintah Tata Ulang Pedagang Angkringan di Inhil
Musda ke IV MD KAHMI, Abdul Rasyid Terpilih Sebagai Ketua KAHMI Inhil Periode 2022-2027
Apresiasi Polresta Sleman Tangkap 6 Wargad, Ketum IWO Akui Profesi Jurnalis Rentan Jadi Alat Memeras
Polres Inhil Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 untuk Pelayanan Idul Fitri 1447 H
PLN Icon Plus Sumbagteng Temu Ramah dengan Pelanggan Setia di Rimbo Panjang