Ilustrasi
Tembilahan (ARC), - Seringnya dugaan kebakaran akibat konsleting, PLN Rayon Tembilahan mengimbau semua pihak termasuk masyarakat mengantisipasi dan gunakan alat-alat listrik standar nasional Indonesia (SNI).
Menajer PLN Rayon Tembilahan Annas Yasin Ilmianto, beberapa hari lalu menjelaskan, ada beberapa cara mencegah agar listrik tak terjadi konsleting. Diantaranya harus menggunakan alat SNI, kemudian dipasang atau instalasi listriknya harus juga secara benar dan sesuai aturan.
"Untuk pelanggan PLN di Inhil kita minta terhadap pemasangan atau penambahan instalasi di rumah gunakan kabel yang berSNI jangan menggunakan kabel yang tak berSNI,†tambahnya saat ditemui di ruang kerjanya.
Plus, ucapnya, pemeriksaan ulang instalasi yang sudah lama untuk memastikan kondisinya apa masih layak digunakan apa perlu diganti.
Menurutnya memang jika menggunkan peralatan tak berSNI atau yang biasa. Harganya lebih murah dibanding peralatan listrik yang berSNI.
Namun menurutnya kembali murahnya harga peralatan tak berSNI itu tak sebanding dengan resiko yang akan didapat pelanggan.
“Misalnya karena menggunakan peralatan tak berSNI dan konsleting. Sehingga tejadi kebakaran rumah tentu jauh lebih besar ruginya. Jadi jangan mau karena murah dan tak mengikuti aturan sehingga terjadi hal tak diinginkan,†ucapnya
.(ded)
Berita Lainnya
Disperindag Inhil Pastikan Ketersediaan Sembako Aman Selama Ramadhan
Jembatan Sepanjang 80 Meter di Inhil Ambruk Kedalam Sungai
Kunjungi Desa Harapan Makmur, Pj Bupati Inhil Juga Ambil Sumpah Jabatan 3 Pj Kades Kecamatan GAS
Bupati Inhil Pimpin Rapat Rakor PKH Tahap I
Bupati Inhil Akan Salurkan Bantuan untuk Korban Terdampak Ombak Tinggi
Dandim 0314 Silahturahmi ke Kantor Bupati Inhil
Pimpin Rapat Evaluasi, Bupati HM Wardan Sebut Pembangunan Harus Tetap Jalan
Pengurus E-sport Indonesia Kabupaten Inhil Akan Gelar Turnamen MLBB 2021 di Tembilahan
Ketua IPPMABATA : Satu Gerakan Untuk Generasi Muda Batang Tuaka
Sebelum ramadhan, Pemkab Inhil Akan Keluarkan Surat Edaran
Ketua DPRD Inhil Buka Pelaksanaan Khitanan Massal di Kuala Lahang
Tanggapi Ambruknya Jembatan Desa Saka Palas, Dinas PUPR Inhil Nyatakan Tidak Pernah Terbitkan SPK