Mispa Kartini Modern, Rela Tembus Pegunungan Demi Literasi Keuangan
Start Sempurna, Futsal Inhil Libas Dumai Tanpa Ampun 5-0
Dari Inhil untuk Juara, Kontingen Futsal Dilepas ke Gubernur Cup 2026
Muscab PPP Inhil 2026 Siap Digelar, Ahmad Fuad di Tunjuk Jadi Plt Ketua
Begini Penyebab Kartu Bansos BPNT dan PKH di 5 Daerah Provinsi Riau Terblokir
PEKANBARU, AYORIAU.CO- Program dari pemerintah pusat yaitu program keluarga harapan (PKH), dan bantuan pangan non tunai (BPNT) tahap I dan II tidak tersalurkan kepada masyarakat, ada sebanyak lima kabupaten/kota di Riau melaporkan tidak ada transaksi dan tidak terdistribusi.
Pada pemberitaan Sebelumnya, Menteri Sosial Risma mengatakan, persoalan ini disebabkan banyak kartu yang belum didistribusikan dan terblokir. Ia meminta ke Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yaitu BNI, BRI, Mandiri, dan BTN untuk segera mendistribusikan dan membuka blokir kartu bantuan sosial (bansos) untuk keluarga penerima manfaat (PKM).
Dikutip dari Riaupos.jawapos.com, Pemimpin Wilayah BNI Wilayah 02 Faizal Arief Setiawan mengatakan, terblokirnya kartu bansos untuk KPM disebabkan oleh beberapa faktor, seperti ada ketidaksesuaian antara data yang ada, atau dana sudah dikembalikan ke kementerian karena jangka waktu tertentu.
"Kalau masalahnya cuma administratif, sepanjang sudah clear bisa dibuka blokirnya. Tapi kalau permasalahannya dana tidak ditarik sampai dengan jangka waktu tertentu oleh pemegang rekening atau penerima bansos dan sudah dikembalikan ke kementerian atau negara, tentu tidak bisa," jelasnya, Selasa (31/8/2021).
Ia menambahkan, masyarakat tidak perlu melakukan apapun, bantuan yang masuk ke rekening berlangsung secara otomatis. Tidak ada persyaratan yang harus dipenuhi lagi, dan langsung dapat dibelanjakan di e-warong terdekat atau ditarik tunai untuk memenuhi keperluan.
"Masyarakat sudah mengerti, apabila ada bantuan yang masuk rekeningnya itu berlangsung secara otomatis," paparnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Hukum Kanwil BRI Pekanbaru Agung mengatakan, di BRI tidak ada pemblokiran yang terjadi. "Di BRI tidak ada pemblokiran, tapi karena bank penyalur tidak hanya BRI atau seluruh Bank Himbara, jadi kami tidak bisa menjawab kejadian di bank lain," ungkapnya.

Berita Lainnya
Sepenggal Kisah Komitmen Membangun Negeri Bersama 'Sang Petahana'
Pemkab Inhil Mediasi PT BPLP Dengan Kelompok Masyarakat Desa Seberang Sanglar
Gelar Pelatihan Keterampilan, Pengurus IKWI Riau Hadirkan Praktisi Tata Boga
Dari ketiga Bapaslon, Rosman-Musmulyadi yang Paling Lengkap Dari Hasil Verifikasi Administrasi
Menuju Porprov Riau 2022, 18 Atlit Terbaik Inhil Terpilih di Seleksi Akhir Forki
Pilkada Inhil 2018, Ketua KPU Inhil : Syarat Calon Masih Ada Yang Belum Memenuhi
Satgas PKH Pastikan Tidak Ada Tebang Pilih Dalam Penindakan Kawasan Hutan
Ratusan Warga Antusias Ikuti Vaksinasi Serbuan di Halaman Kodim 0314 Inhil
Pengembangan Wisata Religi, Kunci Kemajuan yang Sangat Pesat Desa Teluk Dalam
Sebanyak 68 OPD Pemkab Inhil Terima Penghargaan Bupati Wardan
Hadiri FGD, Sekda Inhil: Mengembangkan Sagu Dibutuhkan Kerjasama Seluruh Daerah
Kunjungi Desa Harapan Makmur, Pj Bupati Inhil Juga Ambil Sumpah Jabatan 3 Pj Kades Kecamatan GAS