Puluhan Guru Bantu Daerah Datangi DPRD Inhil, Minta Perpanjangan SK
Teror Ninja Sawit kembali memuncak, satpam PT SLS nyaris tertembak
Mobil Terjun ke Kanal di Koridor RAPP Pelalawan, 2 Karyawan Bank Dana Amanah Pelalawan Meninggal
AYORIAU.CO, PELALAWAN - Kecelakaan lalu lintas tunggal kembali merenggut korban jiwa di Kabupaten Pelalawan. Sebuah mobil Toyota Rush putih dengan nomor polisi BM 1466 CM terjun ke dalam kanal di Jalan Koridor PT RAPP KM 10–11, Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Senin (12/1/2026) sekitar pukul 12.10 WIB.
Insiden tragis tersebut menyebabkan dua orang meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Kedua korban diketahui merupakan karyawan Bank Dana Amanah Pelalawan yang berada di dalam kendaraan saat kecelakaan terjadi.
Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Tatit Rizkyan Hanafi, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa mobil tersebut dikemudikan oleh Bagus Ari Firmansyah (34), warga Dusun Sukamaju RT 011 RW 005, Desa Rawang Sari, Kecamatan Pangkalan Lesung. Korban lainnya adalah sang istri, Tengku Elly Yarti (44), seorang karyawan BUMD yang berdomisili di Desa Makmur, Kecamatan Pangkalan Kerinci.
“Berdasarkan hasil olah TKP sementara, kendaraan melaju dari arah Pangkalan Kerinci menuju Langgam. Setibanya di lokasi kejadian, mobil diduga melaju dengan kecepatan cukup tinggi sehingga pengemudi kehilangan kendali,” ujar AKP Tatit.
Akibat kehilangan kendali, kendaraan keluar ke sisi kanan jalan dan menabrak pembatas tanah di pinggir jalan sebelum akhirnya terjun dan tenggelam ke dalam kanal di sisi kanan badan jalan. Meski kedua korban sempat berupaya keluar dari dalam mobil, namun keduanya tidak berhasil menyelamatkan diri dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Polisi mencatat, kondisi jalan saat kejadian berupa jalan tanah yang dikeraskan dengan batu, dengan lintasan lurus dan datar. Cuaca siang itu dilaporkan cerah, arus lalu lintas sepi, serta lokasi kejadian jauh dari permukiman warga.
Dari hasil analisis awal, penyebab kecelakaan diduga kuat akibat human error, yakni kelalaian pengemudi yang melaju dengan kecepatan tinggi hingga kehilangan kendali. Sementara faktor kendaraan dinyatakan layak jalan dan tidak ditemukan adanya unsur force majeure.
Usai menerima laporan, petugas Satlantas Polres Pelalawan langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, mendata identitas korban, serta meminta keterangan dari dua orang saksi di sekitar lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna melengkapi berkas penyelidikan, sekaligus mengimbau para pengendara agar lebih berhati-hati, khususnya saat melintasi jalan koridor yang rawan kecelakaan.***

Berita Lainnya
Gimana Nasib Korban Bencana Alam Meno Utaru? ini Kata Kepala Dinsos Inhil
Inhil Berduka, Meno Utaru dan Ombak Hantam 426 Rumah Mayoritas Bangsa Laut
Dua Warga Inhil Tewas Disambar Petir Saat di Perairan
Tim Gabungan F1QR Lanal Dumai dan Satgas Lantamal I, Gagalkan Pemberangkatan PMI Non Prosedural
Ketua PW IWO Riau Desak Kapolda Ungkap Laka Laut di Perairan Inhil
3 Unit Rumah di Tembilahan Hangus Terbakar
Dua Warga Inhil Tewas Disambar Petir Saat di Perairan
Seharian Berjibaku, Akhirnya Korban Tabrakan Speedboat Ditemukan
Tabrakan Speedboat di Inhil, Satu Orang Dinyatakan Hilang
Kebakaran di Tembilahan, Ini Pesan Kepala DPKP Inhil
Naas! Lakalantas di Riau Tewaskan 1 Penumpang Wanita Travel Jalur PKU-TBH
Heboh, Warga Inhil Temukan Mayat di Kanal Perusahaan