Manajer PLN Rayon Tembilahan Annas Yasin Ilmianto
Tembilahan (ARC), - Perusahaan Listrik Negara (PLN) Tembilahan menyampaikan permintaan maaf atas terganggunya kenyamanan pelanggan, diakibatkan terjadinya mati listrik belakangan ini.
Manajer PLN Rayon Tembilahan, Anas Yasin Ilmianto menyebutkan, matinya listrik yang bisa terjadi secara mendadak ini dikarenakan saat ini sedang ada kegiatan Running Test (ujicoba) PLTU Parit 21 kedalam sistem kelistrikan di Tembilahan.
"Kondisi PLN saat ini sedang melakukan Running Test PLTU masuk ke sistem kelistrikan Tembilahan," ungkapnya, Kamis (31/5/2018).
Selain itu, terjadinya mati listrik ini disebabkan adanya gangguan gangguan external di jaringan interkoneksi, diantara penyebabnya adanya petir, pepohonan, layangan, binatang dan pekerjaan/ sumber lain yang mengganggu jaringan interkoneksi.
"Untuk mengatasinya, diantara upaya yang kami lakukan ialah melakukan pola operasi, guna meningkatkan kehandalan supply listrik," katanya.
Juga melakukan pembersihan jaringan yang ditemukan adanya gangguan eksternal tersebut, serta melakukan perbaikan jaringan di sisi supply ketenagalistrikan.
"Kami akan terus berupaya melakukan peningkatan pelayanan prima kepada pelanggan," imbuhnya.(ded)
Berita Lainnya
KPU Inhil Bimtek PPDP
Puluhan Ribu Masyarakat Padati Tausiah UAS di Inhil
74 Anak Ikut Khitan Massal, Ketua DPRD Inhil Minta Orang Tua Beri Pendidikan Agama
Bupati Wardan Apresiasi Hibah 2 Unit Ambulance Air dari Bea Cukai Tembilahan
Wardan : Aparatur Pemerintah Harus Jadi Plopor Program Pembangunan
DP2KBP3A Inhil Taja Koordinasi dan Kerjasama Lintas Sektor, Berikut Kasus TPPO 2019-2021
Bupati Inhil Lepas Ekspor Perdana Kopra Putih Ke Bangladesh
Hadiri Yasinan Akbar Desa Pancur, Hj Zulaikhah Ajak Para Orang Tua Ajari Anak Sholat Sejak Dini
Tiang Listrik ditabrak Mobil, Sistem Pembangkit Mengalami Gangguan dan Blackout Total
Peduli Lingkungan, Sambu Group Bangun Tanggul di Desa Air Tawar
DMIJ Plus Terintegrasi, Role Model Pembangunan Ekonomi Kawasan Perdesaan
Jembatan 2 Penghubung Antara Kelurahan Kuala Enok dan Desa Tanah Merah Terputus