Kantor Bupati Indragiri Hilir Terbakar
Waspada Penipuan, Kadis PMD Inhil Tegaskan Hanya Gunakan Satu Nomor HP
Korban Nyawa Diladang Migas PT. PHR Bertambah Menjadi 13 Orang
Wabup Inhil Hadiri Rakor Virtual Kemendagri Bahas Inflasi dan Program Perumahan Nasional
AYORIAU.CO, INHIL - Wakil Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap Program 3 Juta Rumah, bertempat di E-Bilik Diskominfopers Kabupaten Indragiri Hilir, Senin, 12 Januari 2026.
Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan secara virtual dan dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Tomsi Tohir, serta diikuti oleh kepala daerah, wakil kepala daerah, sekretaris daerah, dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Indonesia.
Berdasarkan pemaparan data Badan Pusat Statistik (BPS), tercatat inflasi nasional pada Desember 2025 sebesar 0,64 persen (month to month). Sementara itu, inflasi tahunan (year on year) mencapai 2,92 persen, dan inflasi tahun kalender juga sebesar 2,92 persen, yang masih berada dalam rentang target inflasi nasional 1,5 hingga 3,5 persen.
Dari sisi kelompok pengeluaran, inflasi tertinggi disumbang oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,66 persen dengan andil inflasi 0,48 persen. Selanjutnya, kelompok transportasi mengalami inflasi 0,55 persen dengan andil 0,07 persen, serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 1,00 persen dengan andil 0,07 persen.
Pada kondisi inflasi provinsi dan kabupaten/kota bulan Desember 2025, tercatat 10 provinsi dengan tingkat inflasi tertinggi secara tahunan (year on year). Dalam pemeringkatan tersebut, Provinsi Riau menempati urutan ketiga nasional dengan tingkat inflasi sebesar 4,88 persen (y-o-y).
Sementara itu, pada kategori 10 kabupaten dengan inflasi tertinggi, dua daerah di Provinsi Riau masuk dalam daftar tersebut. Kabupaten Indragiri Hilir (Tembilahan) tercatat berada di peringkat keempat nasional dengan indeks inflasi sebesar 6,17 persen, sedangkan Kabupaten Kampar menempati peringkat ke-10 dengan indeks inflasi sebesar 5,01 persen.
Rakor juga memaparkan perkembangan harga sejumlah komoditas strategis pada Minggu ke-II Januari 2026, di mana kenaikan harga masih didominasi oleh bawang putih, telur ayam ras, bawang merah, daging ayam ras, cabai rawit, cabai merah, serta beras di berbagai kabupaten/kota. Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah pusat dan daerah untuk segera dilakukan langkah pengendalian melalui penguatan distribusi dan ketersediaan pasokan.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh pemerintah daerah dapat mengambil langkah strategis dan terukur dalam menjaga inflasi tetap terkendali serta mendukung program nasional demi stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Berita Lainnya
Gunakan Metode SROI dan IKM, PLN UIP MPA Lakukan Penilaian Dampak Program TJSL Guna Evaluasi yang Terukur
Komisi Kejaksaan RI Memandang Pelaksanaan Wewenang Penyidikan Tipikor oleh Kejaksaan Telah Dilakukan Secara Profesional, Obyektif dan Transparan
Apresiasi Anniversary SMSI ke-7, Kejari Inhil Berikan Kue Ulangtahun
DPRD Inhil Pinta Peningkatan Jalan Soebrantas Selesai Hingga Bahu Jalan
Tim Pengabdian FKIP UNRI lakukan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Perpustakaan Desa Berbasis Inklusi Sosial
Bupati Inhil HM WARDAN Serahkan NIKD Dan NIPD Perdana Bagi Kades Dan Perangkat Desa Se-Kecamatan Gaung Anak Serka
Pengurus SMSI Pusat Dipimpin Ketum Firdaus Gelar Audiensi dengan Mensos Saifullah Yusuf
Dukung Desa Digital, DPMD Inhil dan Disdukpencapil Sinkronkan Data Kependudukan
Hasbullah Berharap Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Jadi Perhatian Anggota DPRD Inhil Terpilih
Jurnalis Muda Ini Ajak Masyarakat Memilih Pemimpin: Jangan Golput
Wujud Nyata Jaga Layanan, Ini yang Dilakukan PLN Icon Plus Sumbagteng
Terbelit Masalah Gaji TAD Icon Plus, Ari Rahmat Indra Cahyadi Isunya Bakal Dipromosikan Jadi Direktur Retail & Niaga PLN