Lanjutkan Komitmen Terangi Timur Nusantara, PLN UIP MPA Lakukan Pembangunan Ambon-2 _Gas Engine Power Plant_ 50 MegaWatt
AYORIAU.CO - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Maluku dan Papua (UIP MPA) semakin mantap dalam komitmennya untuk menerangi wilayah Timur Nusantara dengan listrik yang andal, salah satu proyek yang sedang dilakukan adalah pembangunan Ambon-2 _Gas Engine Power Plant_ 50 MegaWatt (MW).
Saat ini, proyek ini telah memasuki fase konstruksi. Aktivitas di lapangan yang sedang berlangsung mencakup _site development_, termasuk pemotongan pada area _Engine Hall_ dan _Storage Tank_. Sementara itu, proses pengadaan material untuk _Engine_ dan _Auxiliary_ juga sedang berlangsung di pabrikasi. Proyek ini berlokasi strategis di Negeri Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku.
PLN UIP MPA bekerja sama dengan PT PLN (Persero) Pusat Manajemen Proyek (Pusmanpro) - Unit Pelaksana Manajemen Konstruksi (UPMK) V sebagai Konsultan Supervisi serta _Joint Operation_ PT Bagus Karya dan PT Jiangxi Jiusheng _International Electric Power Engineering_ Co., Ltd. Sinergi antara berbagai pihak ini diharapkan dapat memaksimalkan efisiensi dan kualitas dalam setiap tahap pembangunan.
General Manager PLN UIP MPA, Wisnu Kuntjoro Adi, menjelaskan bahwa Ambon-2 Gas Engine Power Plant akan menjadi salah satu pembangkit thermal utama di Pulau Ambon dengan kapasitas terpasang 50 MegaWatt. Pembangkit ini menggunakan konfigurasi lima unit _engine_ dan memiliki kemampuan _dual fuel_ (Gas dan Minyak Diesel), direncanakan untuk berfungsi sebagai _base load_.
"Pembangkit ini akan memikul beban utama dalam sistem kelistrikan pulau Ambon, meningkatkan keandalan pasokan listrik," ungkap Wisnu.
Wisnu juga menambahkan bahwa progres fisik proyek hingga Oktober 2024 tercatat sebesar 10,197%.
"Koneksi dari pembangkit ini akan meningkatkan suplai listrik ke sistem kelistrikan di Ambon melalui Gardu Induk 150 kV PLTMG Ambon Peaker, yang akan melakukan _step up_ ke jaringan transmisi 150 kV menuju GI PLTMG - GIS Passo dan GI Sirimau yang sudah beroperasi," jelasnya.
Manager Unit Pelaksana Proyek (UPP) Maluku, Ismail Hartanto Kartojo, menegaskan bahwa proyek ini merupakan langkah strategis untuk memastikan ketersediaan listrik yang stabil di Ambon.
"Dengan adanya pembangkit ini, kita tidak hanya memenuhi kebutuhan listrik, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal," ujar Ismail.
Lebih lanjut, Ia menekankan pentingnya kolaborasi dalam proyek ini: Keberhasilan proyek ini adalah hasil kerja keras tim dan para _stakeholder_. PLN UIP MPA dan PLN UPP Maluku berkomitmen untuk menyelesaikannya tepat waktu dengan standar kualitas yang tinggi.
Dengan penyelesaian Ambon-2 Gas Engine Power Plant 50 MW, PLN UIP MPA bertujuan untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Pulau Ambon, memberikan dampak positif bagi masyarakat dan ekonomi setempat.
Baca juga informasi seputar Ambon lainnya di Kabarambon.com.

Berita Lainnya
Bupati HM Wardan Sambut Kedatangan Jemaah Haji Kloter 14 Asal Inhil
Persiapan Pemilu Tahun2024, Polres Inhil Ikuti Zoom Bersama Kapolda Riau
Menangkal Ancaman Siber di Era Digital Ala Relawan Perisai Prabowo
Personel Polres Inhil Dilatih Public Speaking
Panen Raya Jagung Pipil di Sabak Auh Dipantau Polisi, Hasil Segera Ditimbang ke Bulog
Emak-emak di Sanglar Akan Habis-habisan Dukung Fermadani Pimpin Inhil
Kapolres Inhil Pimpin Upacara Sertijab Wakapolres, Kabag Ops dan Kapolsek Mandah
Kapolsek Enok Edukasi Masyarakat Jelang Pemilu 2024
PLN Icon Plus dan 5 SMK di Riau Perkuat Layanan Telekomunikasi Melalui Kerjasama Pendidikan Vokasi
Personil Samapta Polres Inhil Laksanakan Kegiatan Strong Point
Radio Gemilang FM Raih Penghargaan LPPL Terbaik KPID Riau Award 2023
Jelang Idulfitri, Stok Bapokting di Pasar Sungai Guntung Dipastikan Aman