Start Sempurna, Futsal Inhil Libas Dumai Tanpa Ampun 5-0
Dari Inhil untuk Juara, Kontingen Futsal Dilepas ke Gubernur Cup 2026
Muscab PPP Inhil 2026 Siap Digelar, Ahmad Fuad di Tunjuk Jadi Plt Ketua
Viral Video Tokoh Riau Dihardik Diduga Preman, KNPI: Jangan Rusak Marwah Negeri Melayu
AYORIAU.CO, PEKANBARU - Jagat maya di Riau tengah dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan seorang tokoh diperlakukan secara kasar oleh pria yang diduga bergaya preman. Peristiwa tersebut memantik kecaman publik sekaligus menimbulkan tanda tanya besar terkait kronologi dan motif kejadian.
Menanggapi hal itu, Ketua KNPI Riau, Nasarudin, menyayangkan beredarnya video yang dinilai tidak pantas dan mengandung unsur premanisme yang masih terjadi di tengah masyarakat.
“Riau ini negeri beradat. Tanah Melayu yang terbuka dan menerima semua suku bangsa. Namun kita tidak ingin negeri ini kehilangan adab. Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Silakan hidup di negeri Melayu ini, tapi jangan membuat onar dan merusak nilai-nilai yang ada. Negeri ini ada tuanya,” tegasnya
Ia menekankan pentingnya menjaga kedamaian, saling menghargai, serta menciptakan ketentraman di tengah masyarakat. Menurutnya, tidak boleh ada pihak yang merasa paling kuat atau bertindak layaknya preman di tanah Melayu.
Lebih lanjut, Nasarudin meminta aparat penegak hukum untuk segera menindaklanjuti kejadian tersebut sesuai aturan yang berlaku. Ia juga mengutuk keras segala bentuk premanisme tanpa memandang siapa pelakunya.
“Saya sebagai Ketua KNPI dan juga anak Melayu mengutuk keras tindakan premanisme siapa pun itu. Kita berharap ada penyelesaian, baik secara hukum maupun adat,” ujar tokoh adat Melayu Petalangan ini.
Ia turut berharap adanya itikad baik dari pihak-pihak yang terlibat untuk menyampaikan klarifikasi maupun permintaan maaf kepada masyarakat Riau, termasuk kepada Datuk Taufik Datuk Tambusai dan bapak Suparman yang disebut sebagai salah seorang tokoh Golkar di Riau. Serta ketua KPNPI Riau pada masanya.
Menurutnya, peristiwa ini telah menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat dan berpotensi merusak keharmonisan sosial jika tidak segera diselesaikan.
“Negeri Riau harus tetap damai dan beradat. Jangan sampai kejadian seperti ini mencederai nilai-nilai luhur yang selama ini dijunjung tinggi masyarakat Melayu,” tutupnya.***

Berita Lainnya
Ketua KBB Sa'Dunia Sahbirin Noor Halal Bi Halal Sekaligus Lantik H.Syamsuddin Uti Sebagai Ketum PW KBB Riau Sisa Masa Bhakti 2022-2025
Soroti Dugaan WNA Kuasai Lahan di Kuala Sebatu, PW IWO Riau Siap Bersurat ke Kementerian
Perkuat Digitalisasi Ketenagalistrikan, PLN Group Lakukan Uji Rutin Kabel FO Bawah Laut Link Batam-Bintan
Bertajuk Coffe Morning, Kapolres Inhil Gelar Silaturrahmi dan Diskusi Ringan Bersama Insan Pers Inhil.
Warga Keluhkan Jembatan Penghubung Desa Harapan Jaya dan Sialang Indah Jebol, Minta Pemerintah Segera Bertindak
Gelar Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2023, Kapolda Riau Bagikan Helm ke Pengendara
Musda ke-2 PD KBB Inhil Akan Digelar 5-6 Agustus di Tembilahan
Ferryandi Ingin Sepakbola Inhil Seperti Zaman Alm Indra Muchlis
PLN Icon Plus Sumbagteng Lakukan Pemasaran Bersama Unit-Unit PLN
Sambut Mahasiswa Baru, Stikes Husada Gemilang Laksanakan Moka
Kamis Bersih, Pj Bupati Inhil Erisman Yahya Berbaur Dengan Petugas Kebersihan Sapu Sampah di Pasar
PLN Icon Plus Sumbagteng dan Dishub Dumai Sosialisasi Pentingnya FO dan Kabel Listrik Bawah Tanah